Yayasan Adaro Bangun Negeri
Kompetisi Jadi Sarana Melatih Anak Untuk Mengembangkan Diri
Sejak 2013 Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) memberikan dukungan kepada anak-anak yang berada di wilayah operasional tambang PT Adaro Indonesia
Penulis: Dony Usman | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPPOST.CO.ID - Kemajuan teknologi saat ini telah mendorong dunia berkembang dengan sangat cepat.
Merobohkan sekat-sekat pembatas geografis, sehingga membuka kancah persaingan yang menuntut setiap manusia untuk harus mampu bertahan.
Kemampuan bertahan dan menjadi yang terbaik, sangat tergantung kepada keterampilan yang dimiliki dan sejak kapan keterampilan tersebut dia miliki.
Pada anak-anak, kompetisi merupakan salah satu sarana yang dapat melatih mereka untuk menjadi yang terbaik dengan cara yang sehat dan cerdas.
Selain ukuran keberhasilannya dapat terlihat dengan jelas, dalam kompetisi anak akan bersaing dengan peserta lain, baik yang berasal dari daerahnya sendiri maupun dari luar daerah, sehingga terbina semangat untuk menjadi yang terbaik.
Melalui kompetisi, anak juga dibina agar memiliki keunggulan secara intelektual, sehingga dia akan mampu berpikir, bersikap dan bertidak secara ilmiah.
Selain bertujuan untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri anak untuk berkompetisi, Olimpiade Sains Kuark (OSK) juga diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak indonesia untuk berpartisipasi tanpa membedakan status sosial ataupun dibatasi oleh nilai akademik anak.
Memiliki visi yang sama, sejak tahun 2013 Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) pun memberikan dukungan kepada anak-anak yang berada di wilayah operasional tambang PT Adaro Indonesia untuk terlibat dalam kompetisi ini.
Alhasil, beberapa sekolah berhasil mencapai prestasi yang cukup membanggakan.
Pada penyelenggaraan OSK tahun 2018 ini, YABN kembali memberikan support keberangkatan dua orang finalis yang berasal dari Kabupaten Tabalong.
Keberhasilan anak-anak ini tidak mudah, karena mereka sudah harus bersaing dengan lebih dari 90.000 orang peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Drs H Akhmad Rizali Noor MSi memberikan apresiasinya kepada finalis, guru, orang tua dan pihak lain yang mendukung pelajar dari Kabupaten Tabalong hingga dapat berkompetisi di tingkat Nasional
“Ini merupakan kebanggan kerena anak-anak kita mampu berkompetisi dan masuk sebagai finalis tingkat nasional, semoga guru-guru semakin tekun dalam mendampingi anak didiknya agar di tahun-tahun berikutnya semakin banyak pelajar-pelajar dari Kabupaten Tabalong berkompetisi di Tingkat Nasional," tuturnya.
Berlangsung di Dharma Dexa – Titan Center dan Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Jakarta, pada 7-8 Juli 2018, di ajang bergengsi ini Kabupaten Tabalong diwakili oleh Muhammad Nabeel Parvez Nasution dari SD Plus Murung Pudak dengan guru pendamping H Yuseran, dan Nabila Nur Azizah dari SDN 2 Pembataan guru pendamping Tatik Widyastuti.
Pada babak final OSK 2018, para finalis juga berkesempatan mengikuti lomba Mini Research Project dengan tema “Aksiku Untuk Bumi”, project yang mereka buat dengan judul Pemanfaatan Energi Mahari Sebagai Pengganti Baterai, dan Pemanfaatan Air Cucian Beras, Buah dan Sayur Sayuran Sisa sebagai Pengganti Pupuk Anorganik untuk Pencegahan Peningkatan Gas Rumah Kaca.
Dukungan Adaro terhadap pengembangan pendidikan masyarakat di kabupaten-kabupaten wilayah operasionalnya terus dilakukan, program penguatan sains bagi guru dan murid melalui Adaro Community Based Education, support dan pendampingan kepada sejumlah siswa dalam mengikuti kompetisi nasional menjadi salah satu sarana untuk melatih siswa bersaing menjadi yang terbaik dengan cara yang sehat.
Program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan masyarakat pasca tambang agar mandiri dalam dunia pendidikan ini ke depannya akan terus dilaksanakan dan akan dikembangkan untuk kemajuan masyarakat di wilayah operasional PT Adaro Indonesia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/yabn-adaro_20180714_074545.jpg)