Rentenir Berkedok Koperasi

Meski Berat, Pria Ini Sering Pinjam Uang di Rentenir, Ini Jumlah yang Harus Dibayar Per Hari

Praktik jasa peminjaman uang dengan bunga angsuran tinggi oleh rentenir sudah bukan menjadi rahasia umum.

Meski Berat, Pria Ini Sering Pinjam Uang di Rentenir, Ini Jumlah yang Harus Dibayar Per Hari
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU – Praktik jasa peminjaman uang dengan bunga angsuran tinggi oleh rentenir sudah bukan menjadi rahasia umum.

Hampir di seluruh daerah di Kalsel ada banyak praktik jasa rentenir.

Seperti di Kotabaru, banyak pelaku praktik rentenir yang biasanya menyasar pedagang dan pemilik warung-warung kecil.

"Lumayan banyak. Tapi yang aku tahu cuma dua orang," kata Lilis, salah seorang warga Pulaulaut Utara, Kotabaru.

Baca: Iis Dahlia Usir Peserta KDI, Pihak KDI Buka Suara, Komentar Juri Bertujuan Baik

Dia sendiri mengaku kerap meminjam uang kepada rentenir untuk modal usaha karena prosesnya lebih mudah alias tidak ribet.

"Kalau pinjam di rentenir tidak dipotong. Misal pinjam Rp 1 juta ya segitu diterima. Kalau di koperasi atau di bank kan dipotong. Pinjam Rp 1 juta cuma terima Rp 900.000. Hanya kalau pinjam pada rentenir, pertama angsuran langsung bayar," tutur wanita itu kepada BPost, kemarin.

Selain tidak ribet, peminjam tidak diminta fotocopy KTP. Kecuali kalau baru pertama meminjam si pemberi pinjaman hanya mengecek rumah saja.

Baca: Ojol Mahasiswi Ini Trauma Lewat Kuburan Malkon Temon, Ditemui Sosok Berjubah Putih

“Mungkin melihat barang yang bisa menjadi jaminan," ucap Lilis.

Meski begitu diakuinya bunga pinjaman yang dikenakan rentenir cukup tinggi.

Misalnya meminjam, Rp 5 juta yang harus dibayar Rp 6 juta.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved