OTT KPK di Lapas Sukamiskin

Dihargai Ratusan Juta Rupiah, Sejumlah Fasilitas Mewah Bisa Didapat di Kamar Lapas

Giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lapas Sukamiskin turut mengungkap adanya bisnis kamar tahanan.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat turut mengungkap adanya bisnis kamar tahanan berfasilitas mewah.

Tak tanggung-tanggung, informasi awal yang didapat KPK bahkan tarif kamar mewah itu mencapai Rp 200-500 jura 

"(Tarif) itu salah satu yang sedang kami teliti, berapa seseorang membayar. Informasi awal ada rentang, sekitar Rp200 hingga 500 juta per kamar," ujar

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018).

Baca: Berikut Kumpulan Soal Seleksi CPNS 2018 Termasuk Cara dan Syaratnya, Silahkan Unduh!

Berdasarkan hasil penyidikan KPK, kamar-kamar yang berada di Lapas Sukamiskin memiliki fasilitas yang berbeda-beda. Setiap narapidana dapat menambah fasilitas di dalam kamarnya dengan memberikan sejumlah uang sesuai tarif yang ditetapkan.

Fasilitas-fasilitas yang bisa ditambahkan itu antara lain pendingin ruangan (AC), dispenser, televisi, kulkas, telepon seluler, hingga mendapatkan jam besuk lebih lama dibandingkan narapidana lain.

"Misalnya dia mau ditambah fasilitas harus dibayar," ujarnya.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019, Menurut Ilmu Langit Cak Imin Yakin Jadi Cawapres Jokowi

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan perihal penambahan uang bagi narapidana yang ingin mendapatkan fasilitas tambahan di kamarnya tersebut.

Peran jual beli fasilitas di Lapas Sukamiskin ini, adalah seorang yang menghubungkan narapidana dengan Kepala Lapas Sukamiskin. Penghubung ini diduga seorang narapidana tindak pidana umum di Lapas Sukamiskin

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Liga 1 2018: Menjaga Asa Juara Paruh Musim Liga 1

"Mau nambah apa itu ada tambahan lagi, mau nambah ini, itu tambah lagi. Itu ada penghubung menuju ke Kalapas, ada seseorang yg bs ke mana-mana, tapi statusnya terpidana biasa," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Sebut Suami Inneke Koesherawati Bayar Rp 500 Juta untuk Dapat Kamar Mewah

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved