Berita Banjarmasin

Penjual Es Ini Akhirnya Dibawa ke Rumah Oleh Ketua RT, Begini Kondisinya Sekarang

Lima hari sudah Muchtar alias Utar tergolek lemas di ranjang perawatan RSUD dr HM Ansari Saleh Banjarmasin, Selasa (24/7) siang.

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Rendy Nicko
istimewa

BANJARMASINPOPST.CO.ID, BANJARMASIN - Lima hari sudah Muchtar alias Utar tergolek lemas di ranjang perawatan RSUD dr HM Ansari Saleh Banjarmasin, Selasa (24/7) siang kemaren.

Berselimut selembar sarung di sekujur badan serta jarum infus yang masih menempel di tangannya, aktivitas berjualan es keliling pun kini terpaksa tak bisa digelutinya dulu.

Itu dikarenakan warga Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara itu menderita penyakit asteoarthritis ataupun pengapuran terhadap tulang.

Baca: Bupati Tanahlaut Terpilih dan Bambang Alamsyah Akhirnya Duduk Semeja, Ini yang Dilakukan Keduanya

Selama ini dia terus menerus mengonsumsi obat, namun bukan mendapatkan kesembuhan, Utar malah menderita penyakit baru.

Utar diduga mengalami alergi obat. Sehingga ia yang hanya mengalami pengapuran tulang, malah juga menderita gangguan kulit.

Namun lantaran keterbatasan ekonomi, membuat Utar sempat bertahan di rumah bersama istri.

Baca: Berniat Melerai Pertengkaran Murid, Guru di Cindaialus Justru Dilaporkan ke Polisi

Ia kemudian dibawa ke RSUD dr HM Ansari Saleh Banjarmasin setelah mendapatkan perhatian masyarakat dan ketua RT setempat.

"Alhamdulillah, kalau ketua RT udah saya anggap seperti keluarga. Mau minta apa sebetulnya, beliau sangat sering membantu," ungkap Utar.

Namun Selasa siang, kondisi Kai Utar setidaknya sudah berputar arah.

Baca: Jatuh Setelah Bertabrakan, Parulian Simatupang Terlindas Truk Tangki di Martapura

Kebahagiaan seolah sempurna, lantaran tidak hanya mendapati kondisinya yang berangsur membaik, ia juga menerima santunan dana dari dermawan.

Melalui Anggota Satpolair Polresta Banjarmasin dana tersebut kemudian diserahkan kepada Kai Utar dengan disaksikan Ketua RT setempat, Sarah.

"Dana ini merupakan sumbangan dari Hamba Allah yang tidak mau disebutkan namanya. Sedangkan kami hanya menyampaikan amanah," ungkap Danpos Multi Fungsi Pasar Terapung, Aipda Ronny Setiady.

Baca: Kedapatan Bawa Parang dan Keris, Pemuda Banjarbaru Ditangkap Polisi

Sementara Ketua RT 2, Sarah mengatakan warganya Kai Utar tersangka memang sudah lama menderita sakit-sakitan.

Terakhir, ia yang pengapuran tulang jua menderita gangguan kulit lantaran berlebihan mengonsumsi obat tanpa pengawasan dokter.

"Dan sekarang kondisinya sudah mulai membaik namun masih dalam tahap perawatan," tutup Sarah.

(banjarmasinpost.co.id/abdul ghani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved