Berita Kalteng

Kejati Kalteng Proses Pengaduan 15 Perkara Jaksa Langgar Disiplin

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah telah mengajukan sebanyak 13 perkara pengaduan kepada kejaksaan agung

Kejati Kalteng Proses Pengaduan 15 Perkara Jaksa Langgar Disiplin
faturahman
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng, Adi Sutanto dan jajarannya, saat memberikan keterangan pers saat HUT Adhyaksa di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, melalui Bidang pengawasan, hingga, Rabu (25/7/2018) masih melakukan proses pemberian sanksi terhadap 15 kasus pengaduan terhadap jaksa maupun ASN bagian tata usaha (TU) yang dilaporkan melakukan tindak pelanggaran disiplin.

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah telah mengajukan sebanyak 13 perkara pengaduan kepada kejaksaan agung untuk memproses para ASN dan jaksa bermasalah tersebut, sehingga masih menunggu putusan dari Kejaksaan Agung dalam pemberian sanksi kepada jaksa maupun ASN yang bermasalah dalam menjalankan tugas.

Baca: Hery Sasmita Resmi Ditahan, Polres Batola Jebloskan ke Sel Bersama Tahanan Lainnya

Assisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kalteng, Thohir ,mengungkapkan, dari sebayak 15 kasus tersebut sebanyak 13 laporan merupakan sisa penyelesaian perkara tahun 2017 yang lalu sedangkan dua perkara laporannya baru masuk dalam tahun 2018."Jumlah laporan pengaduan seluruhnya ada 15 perkara,"ujarnya.

Baca: Capres-Cawapres 2019 - Beredar Foto SKCK Prabowo untuk Nyapres 2019, Gerindra Ngaku Tak Tahu!

Lebih jauh, Thohir mengungkapkan, perkara yang diselesaikan tahun 2018 ada tiga kasus setelah ada keputusan jaksa agung, sehingga sampai saat ini ada 12 laporan pengaduan yang masih dalam tahap proses yakni sebanyak sembilan pengaduan menunggu proses dari Kejaksaan Agung sedangkan yang masih di proses di Kejati Kalteng ada tiga pengaduan.

"Untuk tiga pengaduan yang telah diputuskan sanksinya oleh Kejagung yakni hukuman berat satu dan sanksi hukuman ringan dua dengan spesifikasi Jaksa dua orang dan ASN tata usaha satu orang untuk tahun 2018 ini, selain itu untuk 13 pengaduan yang masih proses terdiri dari hukuman berat tujuh orang dan sanksi sedang ada enam orang yakni jaksa tujuh orang dan ASN bagian TU enam orang," ujarnya.

Baca: Mau Sholat Subuh Berjamaah Bareng Anak Angkat Imam Masjidil Haram? Di Sini Tempatnya

Dia juga menerangkan, jenis hukuman berat yang dimaksud berupa hukuman berat seperti penurunan pangkat dan pencopotan jabatan, hingga pemberhantian sedangkan yang masuk kategori sanksi sedang seperti penundaan gaji berkala penundaan kenaikkan pangkat selama setahun termasuk sedang.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng, Adi Sutanso, menegaskan, pihaknya akan memproses pengaduan terkait jika ada bawahannya seperti jaksa dan ASN yang melakukan pelanggaran disiplin sesuai dengan mekanisme yang berlaku di lingkungan kejaksaan."Jika ada pengaduan tentu akan diteliti dan diproses,"ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved