Ekonomi dan Bisnis

5 Saham Baru LQ45 Didominasi Sektor Pertambangan

Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai regulator pasar modal Indonesia rilis daftar 45 saham yang termasuk dalam kategori LQ45, Rabu (25/7/2018).

5 Saham Baru LQ45 Didominasi Sektor Pertambangan
istimewa
Ilustrasi Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai regulator pasar modal Indonesia rilis daftar 45 saham yang termasuk dalam kategori LQ45, Rabu (25/7/2018).

Total ada lima saham yang masuk dan keluar dari kategori saham unggulan ini.

Dari lima saham pendatang baru ke daftar LQ45 kali ini, mayoritas merupakan saham-saham dari kategori pertambangan.

Saham PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Indo Tambang Raya Megah Tbk (ITMG) dan PT Medco Energy Internasional (MEDC) merupakan tiga emiten sektor tambang.

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persebaya vs Persib Liga 1 2018 via Streaming Indosiar Vidio.com

Sedangkan dua saham lainnya yang masuk ke daftar ini yaitu PT Bukit Sentul City (BKSL) dari sektor properti dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dari sektor industri kertas.

Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin, Herry Wachiedin, berpendapat beberapa emitem sektor pertambangan memang saat ini mengalami kinerja baik didukung berbagai sentimen termasuk peluang ekspor dan baiknya harga komoditi dunia.

"Diperkirakan sampai akhir Tahun 2018 sektor ini masih bagus," kata Herry.

Karena berjumlah tetap, masuknya 5 emiten yang sahamnya diklasifikasikan dalam LQ45 otomatis mendepak 5 emiten lainnya.

5 emiten yang keluar dari kategori bergengsi ini adalah PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Bumi Resources (BUMI), PT Hanson International Tbk (MYRX), PT Pakuwon Jati (PWON) dan saham PT Trada Alam Minera (TRAM).

Baca: Live Indosiar! Link Live Streaming Persebaya vs Persib Liga 1 2018 via Streaming Indosiar Vidio.com

Selanjutnya, kelima saham yang masuk ke klasifikasi ini akan menyandang kategori LQ45 selama enam bulan hingga perdagangan pasar modal Bulan Januari 2019.

BEI memang melakukan evaluasi setiap enam bulan sekali terhadap kinerja khususnya di sektor likuiditas para emiten yang termasuk kategori LQ45.

Masuknya saham suatu emiten dalam kategori ini menandakan pelaku pasar modal percaya dan juga telah mengakui tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar dari perusahaan tersebut baik. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved