Breaking News

Pilpres 2019

Klaim Dukungan Ulama Saat Pilpres 2019 Dikhawatirkan Bisa Timbulkan Perpecahan

Din Syamsudin menyebut saling klaim dukungan terhadap capres justru akan menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam itu sendiri.

Tayang:
Editor: Rendy Nicko
kompas.com
Din Syamsuddin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mantan Ketua Umum PP Muhamadiyah Din Syamsuddin sebut tak boleh ada kelompok tertentu klaim sepihak bahwa Ulama Indonesia mendukung salah satu kubu capres di Pilpres 2019.

Pasalnya, saling klaim dukungan terhadap capres justru akan menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam itu sendiri.

Seperti diketahui ada dua capres yang disebut-sebut akan berduel di Pilpres 2019, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden RI Joko Widodo sebagai incumbent.

Baca: Mengaku Siap Bekerja Sama dengan Setan, Sosmed Petinggi Demokrat Ini Banjir Komentar

Pihak oposisi maupun incumbent sama-sama saling mencari dukungan dari ulama. Mereka seakan berlomba mendapatkan restu dari para ulama sebagai langkah memperoleh simpati dari masyarakat.

"Jangan sampai seperti itu (klaim dukungan ulama). Kalau ada pernyataan clear semacam itu saya khawatir akan bersifat subjektif, reduksionis," kata Din di Gedung CDCC, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2018).

Baca: Koalisi 4 Partai Usung Anies Baswedan-AHY di Pilpres 2019, Effendi Simbolon: Akurat!

Menurut mantan Ketua Umun PP Muhammadiyah itu, pandangan satu atau dua orang ulama tidak mewakili umat Islam seluruhnya.

Ulama, kata Din, ada di setiap partai politik, misalnya di PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Demokrat, apalagi di partai Islam.

Baca: Saat Gerhana Bulan Super Blood Moon, Dianjurkan Salat Khusuf, Ini Cara Melakukannya

"Umat islam di Indonesia itu 220 juta, ini baru didukung oleh sejuta, sepuluh juta itu belum berarti didukung oleh umat Islam secara keseluruhan," jelasnya.

Din tidak sepakat jika ada pihak tertentu yang menggunakan simbol keagamaan untuk mengklaim dukungan terhadap salah satu calon pada ajang pilpres nanti.

Baca: Ternyata Kamar Anas Urbaningrum Diperiksa 5 Petugas Lapas, Ini yang Terjadi

"Kalau saya mengusulkan. Kalau klaim-klaiman jangan bersifat monopolistik dan sebaiknya tidak perlu membawa lambang-lambang keagamaan." tutur Din.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Din Syamsuddin: Jangan Bawa-bawa Ulama untuk Klaim Dukungan Capres

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved