Berita Kabupaten Banjar

Ribuan Ikan Mati di Perairan Awang Bangkal, Dinas Perikanan Sebut Ini Penyebabnya

Perihal kondisi itu, Robby menjelaskan saat ini PLTA sedang melakukan kebijakan pengaturan turbin

Ribuan Ikan Mati di Perairan Awang Bangkal, Dinas Perikanan Sebut Ini Penyebabnya
Isti Rohayanti
Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya, Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, Robby Azwar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Fenomena matinya ikan-ikan di perairan Desa Awang Bangkal, Kecamatan Karang Intan, Martapura rupanya sudah diperkirakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Banjar.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya, Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, Robby Azwar, pihaknya pun telah memberikan imbauan kepada para pembudidaya ikan dan masyarakat untuk mensesuaikan kondisi pemeliharaan ikan milik-masing.

Namun rupanya meski telah ada pemberitahuan, ribuan ikan mengalami kematian di perairan tersebut.

Baca: Ribuan Ikan Mati Mendadak, Semua Pembudidaya Ikan di Awang Bangkal Alami Kerugian Besar

Perihal kondisi itu, Robby menjelaskan saat ini PLTA sedang melakukan kebijakan pengaturan turbin, sejak pertengahan Juni lalu. Akibatnya debit air pun berkurang terlebih cuaca tidak bisa diprediksi.

"Kematian bukan karena pengaruh lingkungan atau penecmaran. Ini murni karena pengurangan debit air," jelasnya.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Man City vs Liverpool via Streaming TVRI ICC 2018

Penyebab kematian ikan ditegaskan pula oleh Kepala Pos Kesehatan Ikan Terpadu, Dr Asep Yusup. Ia mengatakan kondisi air masih sesuai baku mutu pemeliharaan ikan. Sehingga kematian ikan murni karena debit air yang fluktuatif. Khususnya pada beberapa hari terkahir air menjadi surut dan ikan pun kekurangan oksigen.

Karena pengerjaan pengaturan turbin serta debit air tidak bisa diperkirakan sampai kapan, ia pun menyarankan apabila pembudidaya ingin ikannya bertahan, maka harus mengurangi volume ikan pada KJA. Karena menurutnya, semakin banyak ikan, dalam kondisi air yang surut maka ikan-ikan tersebut akan kekurangan oksigen dan mati.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved