OTT KPK di Lapas Sukamiskin

Ternyata Kamar Anas Urbaningrum Diperiksa 5 Petugas Lapas, Ini yang Terjadi

Anas Urbaningrum mengatakan, kondisi kamar yang ia tempati saat ini masih sama sejak pertama kali dia tempati.

Ternyata Kamar Anas Urbaningrum Diperiksa 5 Petugas Lapas, Ini yang Terjadi
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2014). Anas divonis terlibat korupsi dalam proyek Hambalang dan dihukum 8 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan, serta membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 57,5 miliar dan US$ 5,2 juta atau kurungan selama 2 tahun 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rupanya ruang tahanan terpidana kasus korupsi Hambalang Anas Urbaningrum di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat sempat dirazia oleh petugas.

"Semua kamar didatangi petugas kira-kira ada 5 petugas. Tidak ada barang yang dikeluarkan dari kamar saya, artinya tidak ada barang haram," ujar Anas saat ditemui di sela sidang pengajuan peninjauan kembali di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Anas mengaku tidak mengetahui soal dugaan suap narapidana kasus korupsi terhadap pejabat Lapas.

Baca: Empat Nama Ini Disebut Calon Kuat Cawapres Prabowo di Pilpres 2019, Pekan Depan Finalisasinya

Anas mengatakan, kondisi kamar yang ia tempati saat ini masih sama sejak pertama kali dia tempati.

Menurut Anas, sekalipun ditawari, ia tidak punya cukup uang untuk membayar para pejabat Lapas.

"Seluruh aset saya disita atas kedzaliman ini, bagaimana saya harus membayarnya? Seluruh aset saya dirampas semua atas kedzaliman, tidak ada aset yang ada," kata Anas.

Baca: Persib Juara Paruh Musim! Hasil Persebaya vs Persib di Laga Tunda Liga 1 2018 - Skor Akhir 3-4

Sekadar diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Lapas Sukamiskin.

Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein ditangkap dengan sangkaan memberi fasilitas dan izin khusus bagi sejumlah narapidana.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat orang tersangka.

Baca: Berdalih untuk Pesugihan, Pria ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 30 Kali Lebih, Begini Modusnya

Mereka adalah Kalapas Sukamiskin Wahid Husein, staf Wahid Husein, Hendry Saputra, napi korupsi Fahmi Darmawansyah serta napi kasus pidana umum Andi Rahmat.

Fahmi Darmawansyah diduga menyuap Kalapas agar bisa mendapatkan fasilitas dan kemudahan yang seharusnya tidak ia dapatkan.

Fahmi dibantu oleh staf Wahid, Hendry Saputra dan napi kasus pidana umum Andi Rahmat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com  dengan judul Petugas Sidak Kamar Ruang Tahanan Anas Urbaningrum di Lapas Sukamiskin

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved