Berita Tanahlaut

3 Desa di Kecamatan Batibati Terkena Kabut Asap

Kebakaran lahan di wilayah Desa Gunungraja mengancam lahan pertanian padi warga Desa Banuaraya.

3 Desa di Kecamatan Batibati Terkena Kabut Asap
Istimewa/Manggala Agni Tanahlaut
Kebakaran Lahan Ancam Pertanian Warga Banuaraya, Batibati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kebakaran lahan di wilayah Desa Gunungraja mengancam lahan pertanian padi warga Desa Banuaraya, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 17.35 Wita.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari komandan regu Brigade Karhutla Daops Tanahlaut, Riswandi mengaku menerima informasi dari Kepala Brigade Karhutla Manggala Agni Daops Tanahlaut, Dody Ronald Hutapea terkait kebakaran lahan.

"Pak Dody diinformasi anggota yang patroli Karhutla diteruskan info itu kepada regu kami. Ini baru tiba di kantor," katanya.

Baca: Densus 88 Tangkap 5 Orang Terduga Teroris di Kota Pekanbaru

Regu Riswandi berjibaku memadamkan api bersama regu pemadam lainnya dari Satsabhara Polres Tanahlaut. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 3 hektare.

"Lokasi yang kami padamkan perkiraaan tiga hektare. Selebihnya itu lahan yang sebelumnya juga terbakar. Totalnya belasan hektare," katanya.

Akibat kebakaran lahan itu, kabut asap menyaput kawasan desa tetangga di Kecamatan Batibati, seperti Desa Banuaraya, Desa Batibati dan Desa Padang.

Warga Desa Padang, menduga kebakaran lahan yang terjadi di perbatasan wilayah Kecamatan itu ulah pencari ikan air tawar yang sengaja membakar lahan.

Baca: Tegaskan Rehabilitasi Medik Masih Dijamin, Ini Penjelasan Humas BPJS Kesehatan

Meski warga mengetahui pencari ikan membakar lahan, mereka tak melaporkan apa yang dilihatnya itu kepada polisi terdekat.

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan ditanya wartawan terkait maraknya kebakaran lahan saat ini mengaku belum menangani perkara tersebut.

Baca: Viral Video Pelakor Diciduk Istri Sah di Sebuah Kafe di Banjarmasin, Pelaku Sempat Dijambak

Sentot mengatakan luasan lahan yang terbakar berada di Kecamatan Batibati dan sebagian lahan bundung di Kecamatan Tambangulang.

"Saat ini anggota masih melakukan pendataan pemilik lahan yang terbakar. Jika sudah terdata akan diklarifikasi apakah mengetahui atau tidak mengetahui lahannya terbakar," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved