Kiper Juventus Berdarah Indonesia Ini ke Sampdoria pada Serie A Liga Italia Musim 2018-2019

Pengalamannya belajar dari kiper legendaris Italia, Gianluigi Buffon, selama memperkuat Juventus

Kiper Juventus Berdarah Indonesia Ini ke Sampdoria pada Serie A Liga Italia Musim 2018-2019
PAUL CROCK/AFP
Kiper Juventus, Emil Audero Mulyadi, melakukan penyelamatan pada laga International Champins Cup kontra Melbourne Victory di Melbourne, 23 Juli 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di Liga Italia 2018-2019, Emil Audero akan memperkuat Sampdoria setelah dipinjamkan Juventus pada bursa transfer musim panas ini.

Bagi publik Tanah Air, nama Emil Audero sudah lama terasa dekat karena kiper berusia 21 tahun ini berdarah Indonesia.

Pemain bernama lengkap Emilio Audero Mulyadi ini lahir di Mataram dari pasangan Edy Mulyadi dan Antonella Audero.

Dia pindah bersama keluarganya ke kampung halaman ibunya di Cumiana, Italia, ketika masih berusia satu tahun.

Memperkuat tim junior Juventus pada selang 2008-2016, Audero sudah dipinjamkan ke Venezia di Serie B pada musim 2017-2018.

Baca: Awas! Cristiano Ronaldo Terbanyak Cetak Gol dari Skema Bola Mati, Berikut Catatannya

Kini membela Sampdoria, Emil Audero berharap bisa menjadi kiper utama dan mendapatkan banyak kesempatan bermain di Serie A.

Penjaga gawang bertinggi badan 192 cm ini akan bersaing memperebutkan tempat dengan Vid Belec, Andrea Tozzo, dan Rafael Cabral.

Pengalamannya belajar dari kiper legendaris Italia, Gianluigi Buffon, selama memperkuat Juventus diharapkan bisa menjadi nilai plus Audero.

"Pastinya sekarang saya akan mendapatkan tanggung jawab lebih besar dan hal itu memacu saya untuk melakukan yang terbaik musim ini. Saya belajar dari yang terbaik selama beberapa tahun," kata Emil Audero seperti dikutip Bolasport.com dari Tuttomercatoweb.

Baca: Herry Kane Hengkang ke Manchester United, Itu Keinginan Pasar Taruhan di Inggris

Biasanya, yang ditunggu dari seorang penjaga gawang adalah penyelamatan-penyelamatan spektakuler.  

Tapi, Audero menegaskan bahwa dirinya bukan seorang kiper yang suka memamerkan penyelamatan hebat.

"Saya adalah seorang penjaga gawang yang praktis. Saya tidak suka yang spektakuler, seperti melakukan penyelamatan untuk diabadikan kamera," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Editor: Halmien
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved