Berita Banjarmasin

Diduga Ada Kelompok Antipancasila di Kotabaru, Kesbangpol Kalsel : Itu Sesat Ideologi

Keberadaan sekelompok orang di Kotabaru yang dikabarkan antipancasila, sudah kian meruncing.

BANJARMASIN, BPOST - Keberadaan sekelompok orang di Kotabaru yang dikabarkan antipancasila, sudah kian meruncing.

Disinyalir keberadaan orang-orang yang menginginkan Khalifah, yang mengatas namakan Khalifah Islamiah ini terus melakukan aktivitas, meski pun tidak seaktif sebelumnya.

Bukan saja mulai meresahkan warga, keberadaan sebuah aliran diduga sesat yang menamakan dirinya khalifah juga menuai protes dan penolakan keberadaan aliran tersebut di Kecamatan Pulau Sebuku.

Baca: Kagumi Kecantikan Nissa Sabyan? Ini Wajah Asli Penyanyi Bersuara Merdu Itu

"Ya kami sadari itu adalah salah satu embrio dari Radikalisme di Kalsel. Karena itu kami terus berupaya dan terus lakukan pendekatan agar mereka sadar bahwa yang mereka anut dan ikuti tersebut adalah hal keliru. Kami anggap mereka masih sesat berfikir, dan kami masih akan rangkul dan luruskan sesat ideologi mereka. Masih kita akan rangkul untuk gabung dengan NKRI," kata Kepala Kesbangpol Provinsi Kalsel, Taufiq Sugiono.

Sejauh ini pemantauannya, saat ini masih ada sekitar 85 orang yang terdata. Dan itu terus kita lakukan pemantuan dan mencoba komunikasi dengan baik dengan mereka.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 Hari Kedua Selasa (31/7) : Jojo Main

"Kami masih terus aktifkan komunikasi tersebut. Tapi jikalau nanti dia kemudian bersikukuh dan tidak bisa didekati, lalu kita akan tidak tegas dengan aturan hukum," kata dia.

Dijelaskan dia, untuk sekolompok jemaah tersebut, centralnya di Lampung.

Baca: Kisah Pendaki Gunung Rinjani yang Terjebak, Porter: Kulit Telur Kita Makan

"Seketika di Lampung kami tanya dengan Kesbangpol di sana, maka juga tidak bisa berbuat banyak karena kurang cukup bukti. Dan diketahui pula sekelompok orang ini tempat singgah utamanya itu bukan di Kotabaru namun sejatinya di samarinda. Ini sempalannya saja di sini. Karena itu kita minta waspada dan warga tetap hati hati. Warga juga diminta tenang dan jangan melakukan main hakim sendiri karena sudah dipantau oleh aparat penegak hukum," kata Taufiq.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved