Berita Banjarmasin

Tak Urus Paspor, Pekerja Migran Asal Kertakhanyar Dipulangkan KBRI Riyadh

Setelah tak mau pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Banjar, akhirnya Maimunah (39) berhasil dibawa pulang oleh keluarganya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah tak mau pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Banjar, akhirnya Maimunah (39) berhasil dibawa pulang oleh keluarganya dari Pemangkihlaut RT 21 Kecamatan Kertakhanyar Kabupaten Banjar.

Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BPT3KI Banjarbaru Fachrizal. Sebutnya Maimunah kini sudah ada di rumahnya di Kabupaten Banjar.

"Ia dipulangkan oleh KBRI Riyadh," ujarnya, Selesa (31/07/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Maimunah sudah merantau di Arab Saudi sejak 1996. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar, Kalimantan Selatan, ini tak pernah pulang ke Tanah Air.

Di masa awal merantau, Maimunah sempat berkirim surat dengan keluarganya di Indonesia. Namun, intensitas itu semakin menurun di tahun 2000-an, surat terakhir yang dikirimnya pada 2003.

Ia bahkan sempat menerima surat permintaan dari ibunya Raihanah dengan stempel surat dari Pembakal Tatah Pemangkih Laut, Abdul Syahid pada Januari lalu.

Maimunah diminta kembali ke Indonesia lantaran tak menerima gaji.

Pekerja Migran Indonesia ini nonprosedural. Ia diketahui tak mengurus paspor lantaran tak diberi gaji karena dianggap keluarga.

PMI yang terpaksa dideportasi lantaran bermasalah asal Kalsel bukanlah hal yang baru.

Pada 2017 lalu ada 29 orang PMI legal yang dideportasi lantaran bermasalah selama bekerja di luar negeri.
(banjarmasinpost.co.id /milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved