Berita Kotabaru

Warga Pulau Sembilan Gelisah, Wakil Rakyat Kotabaru Bakal Datangi PT Pelni di Jakarta

Kegelisahan masyarakat Pulau Sembilan berjumlah 6.000 jiwa lebih, terancam kembali terisolasi.

Warga Pulau Sembilan Gelisah, Wakil Rakyat Kotabaru Bakal Datangi PT Pelni di Jakarta
helriansyah
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Hamka Mamang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kegelisahan warga yang tinggal di beberapa pulau di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru terus memuncah, menyusul semakin dekatnya jadwal berhentinya operasional kapal perintis KM Sabuk Nusantara 55.

Kegelisahan masyarakat Pulau Sembilan berjumlah 6.000 jiwa lebih, terancam kembali terisolasi. Sementara tidak transportasi alternatif, kecuali menggunakan kapal nelayan dengan merogoh kocek biaya jutaan rupiah.

Baca: Kolong Jembatan Jadi Rumah Indaman, Noorjanah Menangis saat Digusur Satpol PP

Langsung menjadi perhatian anggota dewan di komisi II DPRD Kotabaru rencananya awal minggu ini akan bertolak ke Jakarta, membawa persoalan ancaman keterisolasian menggelayuti ribuan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Hamka Mamang, saat ditemui kepada banjarmasinpost.co.id, tidak menepis kegelisahan menggelayuti masyarakat di Pulau Sembilan.

Baca: Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu Melahirkan, Ternyata Selama Hamil Dia Senang Lakukan Ini

"Ya aku sudah dengar soal kegelisahan warga. Kami akan berangkat ke Jakarta," jata Hamka kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (1/8/2018).

Menurut Hamka rencana kunjungan Komisi II ke Jakarta, untuk mempertanyakan langsung ke pihak PT Pelni pusat terkait kebijakan mengistirahatkan operasional KM Sabuk Nusantara 55.

"Dalam hal itu, kan PT Pelni selaku operatornya. Jadi saya mau tahu apa alasannya," jelas Hamka.

Baca: KM Sabuk Nusantara 55 Tiba-tiba Akan Diistirahatkan, Warga Pulau Sembilan Terancam Terisolasi

Selain itu, tambah Hamka, pihaknya di Komisi II juga akan mendatangi Kementerian Perhubungan. Berharap ada solusi terbaik untuk mengatasi kegelisahan masyarakat tinggal di pulau seluas 4,76 kilimeter persegi berada di gugusan selat Jawa tersebut.

"Permasalahan ini harus dicarikan bagaimana solusinya," tambahnya.

Apalagi, masih menurut Hamka akan diistirahatkanya operasional KM Sabuk Nusantara 55 dari 5 sampai 14 Agustus, memasuki persiapan menghadapi lebaran Idul Adha.

Dimana menjelang lebaran Idul Adha, aktivitas masyarakat tidak kecuali di Pulau Sembilan dipastikan cukup tinggi. Sementara KM Sabuk Nusantara 55, satu-satunya transportasi yang digunakan masyarakat.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved