Komunitas Gowes

Sepeda Onthel H Zalfi Seharga Rp 30 Juta, Sering Dimandikan dan Ada Tulisan Bergerak

Ketiga sepeda kuno ini tergolong istimewa dan selalu mendapat perawatan penuh setiap hari. Sepeda itu dilengkapi wadah air minum material besi

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Didik Triomarsidi
khairil rahim
HM Zalfi HB dan sepeda antiknya. 

Bahkan kata dia dua sepeda merek Gazelle lainnya sering dipakai Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Walikota Ibnu Sina.

"Setiap ada acara sepeda ini selalu dipinjam, makanya ada tulisan Bergerak," kata H Zalfi.

Karena H Zalfi suka mengoleksi sepeda onthel yang langka saja makanya dia tidak mau memperjual belikannya.

"Padahal banyak sudah yang menawar namun saya tidak mau menjualnya dengan harga berapapun," kata dia.

Kesukaan H Zalfi akan sepeda onthel berawal saat dia suka merawat sepeda warisan keluarganya merek phoniex. H Zalfi pun dengan bangga gowes menggunakan sepeda tua itu.

"Setelah itu ada kawan yang menawarkan sepeda dari Belanda ya langsung saya beli dua. Setelah itu saya Keranjingan untuk beli sepeda onthel lainnya kini jumlahnya sudah 21 buah," ujar dia.

Soal membeli sepeda hal yang paling utama dan dia buru adalah kelangkaan sepeda termasuk aksesorisnya yang masih original.

Tidak hanya sekedar mengoleksi saja tapi H Zalfi juga bahkan hobi mengayuh sepeda onthel yang tidak tanggung-tanggung dia pernah beberapa kali mengayuh sepeda Tanjung Banjarmasin pulang pergi.

"Saya juga pernah bersepeda dari Banjarmasin ke Palangkaraya pulang pergi juga. Bahkan event tahunan acara HUT Divisi Akri saya pulang pergi Banjarmasin Kandangan," lanjut H Zalfi.

Setiap minggunya H Zalfi bahkan gowes hingga ke Gambut dengan jarak 40 kilometer bersama teman teman komunitas Kosti dan saban

"Seminggu tiga kali saya gowes, hanya Senin dan Kamis saja yang tidak," ungkap bendahara Saban ini.

Apalagi kini kegemaran dan kecintaannya akan sepeda onthel juga menurun pada anaknya H Ahmad Hafidzy.

"Jika ke Tanjung atau yang jauh, saingan saya tinggal H Hafidzy saja. Misalnya berangaktb50 orang dari Banjarmasin paling tinggal tiga orang yang sampai ke finish bersepeda saya dan anak saya ini," pungkas dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved