Gempa Lombok

Rasyidi Cemas Kondisi Adiknya di Gili Terawangan yang Ikut Mengungsi Saat Terjadi Gempa Lombok

Adiknya Laila bersama dua anak, seorang suami serta keluarganya terkena dampak atas bencana alam gempa Lombok, Minggu (5/8/2018) malam.

Rasyidi Cemas Kondisi Adiknya di Gili Terawangan yang Ikut Mengungsi Saat Terjadi Gempa Lombok
Ist/laila munawarah
Kondisi sejumlah warga dan wisatawan di Pantai Gili Terawangan beberapa jam pasca diguncang gempa bumi, Senin (6/8/2018) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN  Gempa bumi berkekuatan 7 SR yang terjadi di Lombok NTB. Minggu (5/8/2018) malam, membuat Ahmad Rasyidi merasa cemas.

Bagaimana tidak, warga Banjarmasin tersebut terus dihantui rasa cemas atas nasib adiknya, Laila Munawarah (30).

Menurut Rasyidi, Senin (6/8/2018), adiknya Laila bersama dua anak, seorang suami serta keluarganya terkena dampak atas bencana alam gempa Lombok.

Bermukim di kawasan Gili Terawangan, kini mereka pun masih sangat menunggu bantuan berupa logistik, selimut serta lainnya oleh petugas terkait.

"Karena sejak dari tadi malam pasca gempa bumi terjadi, mereka pun tidak ada makanan. Begitu juga selimut dan alas tidur, adik saya dengan sejumlah warga tidur dan mengungsikan diri naik ke bukit terdekat," jelasnya.

Baca: Chrissy Teigen Gemeteran, Keluar Gendong Anak Saat Gempa Lombok Terjadi, Ini Katanya

Baca: RS di NTB Kewalahan Tangani Korban Gempa Lombok, Jenazah Santri Dibiarkan di Ambulans

Baca: Korban Tewas Jadi 82 Orang Akibat Gempa di Lombok, Semuanya karena Tertimpa Bangunan


Kondisi sejumlah warga dan wisatawan di Pantai Gili Terawangan beberapa jam pasca diguncang gempa bumi, Senin (6/8/2018) pagi.

Sementara Rasyidi yang tidak ingin ketinggalan berita atas perkembangan terkini gempa bumi di Nusa Tenggara Barat, terus memantau berita di televisi.

"Kalau lihat di tv tadi pagi, ada tiga titik Gili, penduduknya yang sudah dijemput petugas. Cuman saat saya telepon adik saya Senin sekitar pukul 7.00 tadi, untuk Gili Terawangan masih belum. Mudah-mudahan saja segera mendapatkan penanganan," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved