Gempa Lombok

Terjadi 14 Kali Gempa Susulan, Bangunan Rusak Banyak Terjadi di Mataram

Iwan Asmara, Kepala BPBD Lombok Utara mengatakan, setelah gempa bermagnitudo 7 berpotensi tsunami, kondisi di Lombok gelap gulita.

Terjadi 14 Kali Gempa Susulan, Bangunan Rusak Banyak Terjadi di Mataram
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MATARAM - Iwan Asmara, Kepala BPBD Lombok Utara mengatakan, setelah gempa bermagnitudo 7 berpotensi tsunami, kondisi di Lombok gelap gulita.

Dampak gempa belum bisa diketahui.

"Belum bisa digambarkan, saya masih di lapangan, gelap gulita, belum bisa kita melihat dampak gempa," kata Iwan.

Menurut dia, warga melakukan penyelamatan masing-masing.

Baca: Warga Banjarmasin Ini Nyaris Ditimpa Reruntuhan Swalayan Saat Terjadi Gempa di Lombok

Mereka berlari menuju kawasan yang daratannya lebih tinggi.

"Kami mengimbau warga agar tidak berada di rumah dan mencari tempat yang aman," katanya.

Sementara kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.

Baca: Doa Saat Gempa Bumi Terjadi, Gempa Lombok NTB Terasa Sampai Bali, Jatim Bahkan Sulawesi

Baca: Pelukis Ini Sering Berwudhu Sebelum Melukis Kaligrafi atau Sketsa Wajah, Ini Tujuannya

"Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan," katanya.

Sutopo menyebut, kerusakan bangunan banyak terjadi di Kota Mataram.

 

"Umumnya bangunan-bangunan yang dibangun dengan kurang memperhatikan kontruksi tahan gempa akan mengalami kerusakan jika terkena guncangan gempa dengan intensitas di atas VI MMI," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved