Berita Banjarmasin
Pupur Tradisional Banjar Juga Disenangi Warga Luar Daerah
Indonesia memiliki beragam produk kosmetik tradisional, Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki bedak pupur dingin dan pupur bangkal.
Penulis: M Maulana | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Indonesia memiliki beragam produk kosmetik tradisional, Kalimantan Selatan (Kalsel) sendiri memiliki bedak pupur dingin dan pupur bangkal yang sering disebut pupur basah.
Pupur dingin yang berbahan dasar beras ini selain mampu membuat dingin wajah penggunanya juga diyakini mampu menyehatkan kulit.
Pupur dingin sendiri banyak dijual secara online di media sosial seperti Instagram.
Baca: Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Capres-Cawapres Pilpres 2019, Gerindra: 99 Persen Pasti
Hal ini yang dilakukan Nadiroh Alkatiri, sudah berjualan bedak tradisional Kalsel sejak 2006 tapi kini ia membidik konsumennya melalui media sosial.
"Dulu belum terpikir jualan lewar online, tapi sekarang paling jitu membidik pasar dengan cara berjualan melalui media sosial," ujar Nadiroh.
Baca: Kekayaan Jokowi Puluhan Miliar Rupiah Prabowo 1 Triliun Lebih, Persiapan Jelang Pilpres 2019
Hasilnya sekarang, Nadiroh bisa mempunyai banyak langganan, terlebih lagi konsumen dari pulau Jawa.
"Orang Jawa banyak beli bedak tradisional Kalsel, dan mereka sangat suka produk daerah sini," jelasnya.
Ia melanjutkan selain itu anak muda masih banyak juga yang berminat dan membeli produk tradisional yang ia jual.
Baca: BREAKING NEWS : Lombok Utara Kembali Diguncang Gempa, Kali 6,2 SR BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami
Harga pupur dingin yang ia tawarkan Rp 10 ribu satu pak dan berisi tiga bungkus pupur dingin.
Sedangkan satu di antara warga Jawa yang rutin menggunakan pupur tradisional Kalsel adalah Rinda Tri Atmasari.
Warga asal Mojokerto, Jawa Timur ini mengaku menggunakan pupur dingin sejak Desember 2017.
"Saya suka dengan pupur tradisional Banjar soalnya pupurnya bagus buat muka apalagi kalau yang ada bekas jerawat kalau rutin memaikainya bisa cepet kering dan pori-pori juga menutup," ujar Rinda.
Baca: BREAKING NEWS : Salmani Tega Bunuh Istrinya di Sebuah Toko di Kapuas Kalteng
Ia melanjutkan setelah selesai menggunakan pupur dingin terasa lebih segar dan kesat.
"Saya juga pernah memakai produk tradisional Bali tapi lebih suka yang dari Banjar selain lebih baik juga lebih wangi," terangnya.
Rinda mengaku biasanya ia menggunakan pupur dingin dalam seminggu dua sampai empat kali.
(banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pupur-dingin_20180809_140534.jpg)