Gempa Lombok

Warga Banjarmasin Ini Rela Sudah Sepekan Tinggalkan Rumahnya di Gili Trawangan

Menjadi satu dari ratusan korban gempa yang menempati tenda pengungsian di Kota Praya Kecamatan Lombok Utara

Warga Banjarmasin Ini Rela Sudah Sepekan Tinggalkan Rumahnya di Gili Trawangan
Istimewa
Zainal bersama keluarganya pun meninggalkan tempat tinggalnya di Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (12/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seminggu sudah kini Zainal bersama keluarganya pun meninggalkan tempat tinggalnya di Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (12/8/2018).

Menjadi satu dari ratusan korban gempa yang menempati tenda pengungsian di Kota Praya Kecamatan Lombok Utara NTB, rasa cemas pun masih meliputi warga asal Banjarmasin itu.

Sehingga tak heran, setiap merasakan getaran bumi, ia bersama warga lainnya berhamburan meninggalkan bangunan. Meskipun, menurut Zainal, Kota Praya merupakan wilayah yang tergolong aman terkena dampak gempa.

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria 2018 : Marquez Pole Position, Rossi Hanya Start ke-14

" Paling cuman guncangan kecil saja. Cuman, namanya kawatir terjadi apa-apa, warga biasanya tetap berlari ke jalan. Tapi sejauh ini, Kota Praya merupakan wilayah yang aman terkena dampak parah gempa," ujarnya.

Disinggung mengenai kondisi kediamannya di Gili Trawangan, Zainal tidak menampik kini sudah hampir sepekan ia tinggalkan bersama keluarganya.

Baca: Kepada Mahfud MD, Tompi Mengaku Kecewa dengan Pilihan Jokowi , Cuitan Ramai Dibahas

Warga Banjarmasin itu juga memang membenarkan ada beberapa barang dagangan yang sempat dijarah di minimarketnya. Bahkan uang yang semula sudah disusun dan dihitung orangtua hasil usaha, kini raib entah kemana.

" Paling seperti barang jualan berupa makanan. Tapi saya tidak masalah karena kini kondisinya memang sulit. Juga ada uang hasil usaha sekitar Rp 20 juta, setelah kami cari pasca reruntuhan gempa kemarin, sudah tidak ada. Tapi terpenting, kini nyawa kami selamat pun, kami sudah bersyukur, " ungkapnya.

Baca: Dinas Pariwisata Batola Bidik Jembatan Rumpiang Jadi Objek Wisata, Begini Rencananya

Pasca masih terjadinya gempa susulan di Lombok NTB akhir-akhir ini juga membuat putri Zainal pun masih belum bisa bersekolah. Melainkan ia hanya bisa berdoa, Lombok NTB serta sekitarnya segera kembali pulih seperti sediakala.

" Ya belum dulu, mungkin menunggu setelah situasi aman nanti. Tapi kalau saya, paling sesekali seperti kemarin menengok ke Gili Trawangan, untuk mengambil beberapa pakaian dan barang bisa digunakan," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved