Berita Banjarmasin

Komnas HAM RI: Kalsel Masih Belum Optimal Memenuhi Kebutuhan Penyandang Disabilitas

Kalsel masih belum optimal untuk pelayanan dan pemenuhan kebutuhan bagi penyandang disabilitas hal itu diungkapkan Komnas HAM RI

Komnas HAM RI: Kalsel Masih Belum Optimal Memenuhi Kebutuhan Penyandang Disabilitas
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalsel masih belum optimal untuk pelayanan dan pemenuhan kebutuhan bagi penyandang disabilitas hal itu diungkapkan Komnas HAM RI melalui tim penelitinya melakukan penelitian di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Empat orang anggota tim peneliti ini melaporkan bahwa laporan yang mereka kumpulkan nantinya akan disampaikan ke PBB dalam Konvensi Penyandang Disabilitas.

Baca: Lagu Via Vallen Bertema Asian Games 2018 Jadi Asik Didengar Dicover Pakai 5 Bahasa & 5 Artis Top

Salah satu peneliti Komnas HAM RI, Isneningtyas Yulianti mengatakan saat ini Pemprov Kalsel memang telah memiliki perda disabilitas namun belum terimplementasi dengan baik.

Khususnya terkait stigma disabilitas yang masih ada.

Baca: Jessica Iskandar Posting Foto Bertiga dengan Richard Kyle Bersama Anaknya, Kian Terang-terangkan!

Memang ada upaya-upaya sosialisasi yang sudah dilakukan oleh Pemprov Kalsel namun program penghapusan stigma masih belum maksimal.

"Kami rasa program penghapusan stigma penyandang disabilitas harus selalu ditingkatkan dan dimaksimalkan demi perlindungan pemenuhan pelayanan kepada disabilitas," jelasnya dalam pertemuan di ruang Sekdaprov Kalsel, Selasa (14/08).

Baca: Buka-bukaan Sandiaga Uno Soal Mahar Politik Rp 500 Miliar demi Cawapres di ILC 14 Agustus 2018

Bukti yang paling terlihat jelas Yulianti adalah akses jalan umum yang masih minim fasilitasi untuk disabilitas.

Selain itu akses menuju gedung dan tempat pelayanan umum juga masih minim dari pelayanan untuk disabilitas.

"Penting memberikan kemudahan bagi mereka yang disabilitas karena mereka juga berhak mendapatkan fasilitas yang sama dengan yang lain," jelasnya.

Memang menurut Yuli, tak mudah menjadikan sebuah provinsi ramah disabilitas, Pemprov Kalsel harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar turut mendukung daerah yang ramah disabilitas.

"Peran serta masyarakat didalamnya termasuk organisasi yang bergerak untuk membela kaum disabilitas juga harus dilibatkan untuk menghapus stigma dan menyukseskan program daerah ramah terhadap disabilitas," jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved