Berita Banjarbaru

Ayo Serbu, Ada Bazar Murah di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalsel di Jalan Panglima Batur

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel mengadakan bazar murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan Jalan Panglima Batur Banjarbaru

Ayo Serbu, Ada Bazar Murah di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalsel di Jalan Panglima Batur
banjarmasinpost.co.id/milna
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel mengadakan bazar murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan Jalan Panglima Batur Banjarbaru, Kamis (16/08/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mencegah lonjakan harga komoditas pangan utama misalnya daging ayam, telur dan bawang merah serta kebutuhan bahan pangan pokok lain menjelang hari Raya Idul Adha 1439 H dan HUT ke 73 Kemerdekaan RI, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel mengadakan bazar murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan Jalan Panglima Batur Banjarbaru, Kamis (16/08/2018).

Tampak berbagai bahan pokok dijual lebih murah dari harga pasaran di bazar. Harga ayam utuh misalnua dijual dengan harga Rp 30 ribu, beras Rp 11 ribu per dua kilogram dan daging sapi dengan harga Rp 45 ribu per paket.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H Suparno di Indonesia, harga pangan cenderung mengalami kenaikan sebelum HBKN, terutama untuk daging ayam, telur dan bawang merah, dan kebutuhan pokok lainnya yang mencerminkan meningkatnya permintaan musiman.

Baca: Ini Teks (Naskah) Asli & Otentik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Baca: 20 Ucapan (Kata-kata) Selamat HUT Kemerdekaan RI (Hari Kemerdekaan Indonesia), 17 Agustus 2018

Fluktuasi harga memberi pengaruh terhadap ketahanan pangan dan gizi pada rumah tangga yang paling rentan yang membelanjakan sebagian besar pengeluaran mereka untuk pangan

Bazar murah sebutnya diadakan bertujuan untuk membantu masyarakat untuk memperoleh akses pangan dengan harga yang murah dan terjangkau dan paling tidak di bawah harga pasar.

"Sebelum terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasar pemerintah harus antisipasi dengan melakukan operasi pasar dan pasar murah, jangan menunggu harha naik dulu baru bertindak, sama saja dengan pemadam kebakaran," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sebutnya instalasi dan pemerintah daerah harus aktif melakukan pasar murah jelang hari-hari besar misalnya hari besar keagamaan, tahun baru dan hari besar lainnya.

Baca: Tunangan Dao Ming Tse di Meteor Garden Adalah Istri Pebisnis Indonesia Loh, Pemilik Hotel dan Resort

Baca: 26 Puskemas , 23 Pustu dan 26 Pusling Masih Andalkan Incinerator RSUD Ulin Musnahkan Limbah Medis

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel misalnya ujarnya setiap jelang hari besar selalu rutin mengadakan pasar murah. Hal itu demi mensejahterakan masyarakat dengan harga bahan pokok yang lebih murah.

Saat ini kondisinya teranhnya ketersediaan pangan bahan pokok di pasar masih cukup untuk tiga bulan ke depan, begitupun dengan harga bahan pokok di pasaran juga masih stabil. Namun jika ketersediaan mencukupi tapi harha tidak terjangkau oleh masyarakat sebutnya juga akan percuma.

Kegiatan bazar murah tersebut jelasnya konsumen utamanya adalah masyarakat kurang mampu. Penyedia bahan pangan untuk bazar dari distributor bahan pangan yang menjadi mitra Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved