Pidato Tahunan Presiden Joko Widodo

Ini Keberhasilan Kinerja Pemerintah yang Disebutkan Presiden Jokowi

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan berbagai keberhasilan pencapaian kinerja pemerintahannya.

Ini Keberhasilan Kinerja Pemerintah yang Disebutkan Presiden Jokowi
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan berbagai keberhasilan pencapaian kinerja pemerintahannya.

Disebutkan dia, pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2018 dan dampak positifnya untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Ekonomi kita terus tumbuh di kisaran 5 persen per tahun di tengah ketidakpastian pada ekonomi dunia yang sedang berlangsung," ujar Jokowi.

Baca: Paskibraka Cantik Ini Jadi Istri ke 8 Presiden RI Soekarno, Ini Kisah Yurike Sanger

Inflasi juga dapat dikendalikan, yakni berada pada kisaran 3,5 persen. Bahkan, pada Juni 2018, pemerintah berhasil menekan inflasi pada angka 0,59 persen.

Angka ini terendah dibandingkan inflasi saat hari besar keagamaan nasional selama tujuh tahun terakhir.

"Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa untuk menjaga daya beli rakyat," ujar dia.

Pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang baik itu berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca: Ingat, Jangan Lagi Sebut Nama Ahok! Ini Panggilan Barunya Usai Bercerai dan Luncurkan Buku Ini

Angka pengangguran terbuka diklaim turun jadi tinggal 5,13 persen pada Februari 2018 dan persentase kemiskinan turun dari 11,22 persen pada Maret 2015 menjadi 9,82 persen pada Maret 2018.

Meski demikian, pemerintah terus memberikan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat, yakni dengan program bantuan sosial.

"Program Keluarga Harapan kita perluas cakupannya dari hanya 2,7 juta keluarga tahun 2014 menjadi hampir 6 juta keluarga penerima manfaat pada tahun 2016 dan akan secara bertahap meningkat hingga 10 juta keluarga penerima pada tahun 2018," papar Jokowi.

Baca: Foto Hot Masa Lalunya Beredar, Calon Istri Denny Sumargo Merasakan Hal Ini

Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah terus memberikan perhatian yang kuat pada upaya penghormatan, perlindungan, pemenuhan, dan penegakan Hak Asasi Manusia.

"Pemerintah berupaya mempercepat penyelesaian kasus- kasus HAM masa lalu serta meningkatkan perlindungan HAM agar kejadian yang sama tidak terulang lagi di kemudian hari," kata Jokowi.

Penyelesaian kasus HAM masa lalu menjadi bagian dari kampanye Jokowi di Pilpres 2014.

Jokowi-JK berkomitmen akan menyelesaikan kasus kerusuhan Mei, Trisakti, Semanggi 1 dan 2, Penghilangan Paksa, Talang Sari-Lampung, Tanjung Priok, dan Tragedi 1965.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved