Fernando Alonso Sebut Pemenang di Formula 1 Mudah Diprediksi

situasi tersebut akan menyulitkan bagi pebalap muda yang ingin mengembangkan karier balapannya pada ajang F1

Fernando Alonso Sebut Pemenang di Formula 1 Mudah Diprediksi
Pebalap McLaren, Fernando Alonso, memberi tanda tangan kepada penggemar jelang GP Kanada di Sirkuit Gilles Villeneuve, 7 Juni 2018. (AFP/MARK THOMPSON) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Fernando Alonso akhirnya mengungkapkan alasan terkait keputusannya pensiun dari balapan Formula 1 pada Selasa (14/8/2018) lalu. Alonso menganggap persaingan para pebalap saat ini sudah sangat tidak kompetitif lagi.

"Saya berhenti karena aksi di dalam lintasan yang menurut saya sangat kurang. Faktanya, apa yang lebih banyak kita bicarakan soal F1 adalah di luar lintasan," kata Alonso dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

"Kita berbicara soal polemik, pesan radio. Kita berkutat dengan hal-hal ini dan ketika kita melakukannya, itu adalah pertanda buruk," ucap Alonso menambahkan.

Alonso kemudian membandingkan dengan balapan musim-musim sebelumnya. Pebalap asal Spanyol ini menganggap balapan dulu sangat sulit diprediksi.

"(Sekarang) kita pergi ke Barcelona dan melakukan tes pertama musim dingin kemudian tahu apa yang akan terjadi hingga bulan November di Abu Dhabi. Itu tidak mudah," tutur Alonso.

Menurut dia, situasi tersebut akan menyulitkan bagi pebalap muda yang ingin mengembangkan karier balapannya pada ajang F1.

"Itu sulit karena pebalap hanya bisa berharap jika tahun depan tim mereka membuat kemajuan besar atau mereka menerima tawaran dari satu atau dua tim lainnya," ujar pebalap yang kini berusia 37 tahun ini.

"Bagi seorang pebalap yang punya ambisi besar, situasi itu akan sulit untuk masa mendatang jika situasinya tidak berubah," ucap Alonso.

Keluhan Alonso terkait persaingan F1 ini sebenarnya sudah diungkapkan pada bula Juni lalu. Saat itu, Alonso berpendapat F1 sudah sangat tidak menarik pada era mesin turbo.

Baca: Liga Inggris - Sarri Tak Sabar Rasakan Chelsea Main di Kandang Kontra Arsenal Malam Ini

Kritikan Alonso ini terbukti jika melihat daftar juara dunia F1 dalam delapan tahun terakhir. Tim Mercedes dan Red Bull selalu berhasil mengakhiri musim menjadi juara.

Tidak hanya itu, hanya ada satu pebalap, yakni Nico Rosberg, yang berhasil memutus dominasi Lewis Hamilton (Mercedes) dan Sebastian Vettel (Red Bull). Namun, Nico Rosberg juga berasal dari tim Mercedes.

Terlepas dari kritiknya tersebut, Alonso yang mengoleksi dua gelar juara F1 itu mengatakan bahwa dirinya membuka pintu untuk kembali dari masa pensiunnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved