Berita Kapuas

Kedatangan 23 Siswa ke Kapuas untuk Mengenal Nusantara

Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) kedatangan tamu dari siswa-siswi mengenal nusantara.

Kedatangan 23 Siswa ke Kapuas untuk Mengenal Nusantara
istimewa
Menyambut kedatangan siswa mengenal nusantara yang datang berjumlah 23 orang bersama empat orang pendamping yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) kedatangan tamu dari siswa-siswi mengenal nusantara.

Siswa mengenal nusantara yang datang berjumlah 23 orang bersama empat orang pendamping yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Para siswa akan belajar secara langsung dan nyata, tidak hanya belajar dari buku. Memahami dan mengenai budaya di Kota Air.

Baca: Link Live Streaming Pembukaan Asian Games 2018, Live SCTV, Metro TV & TV One Streaming Vidio.com

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming SCTV Opening Ceremony Asian Games 2018, Ada Via Vallen & Ariel

Baca: Siaran Langsung SCTV : Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2018 via Streaming Vidio.com

Kedatangan siswa mengenal nusantara ini disambut langsung Pj Bupati Kapuas, Agus Pramono.

Acara ramah tamah penuh kekeluargaan dilangsungkan di Rumah Jabatan Bupati Kapuas di malam sambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI.

Para siswa yang datang disambut dengan acara adat potong pantan. Dilanjutkan dengan ramah tamah bersama.

Baca: Ini 11 Direktur Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Ada yang Berpangkat Marsma TNI Lho

Pj Bupati Kapuas Agus Pramono menerangkan secara langsung bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung kegiatan siswa mengenal nusantara.

Lalu menjelaskan secara langsung mengenai gambaran umum Kabupaten Kapuas seperti luas wilayah dan mata pencaharian pokok masyarakat setempat.

Mata pencaharian pokok masyarakat di Kapuas adalah pertanian, perkebunan, pertambangan dan usaha lainnya.

Baca: Timnas Sepak Bola Wanita Indonesia Terusir dari Wisma Atlet Usai Sikat Maladewa 6-0

Lebih lanjut ia juga menerangkan mengenai prinsip Huma Betang dan memaparkannya di hadapan para siswa mengenal nusantara.

"Prinsip itu berarti kehidupan masyarakat yang penuh kebersamaan, kejujuran, keakraban serta memiliki hukum adat yang ada di Huma Betang dan tentu memiliki toleransi serta rukun," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved