Derita Petani Karet

Tahun Depan Kebun Karet Bakal Jadi Pertambangan, Ketua RT Bingung Memikirkan Nasib Warganya

Hal serupa disampaikan Legiman, Ketua RT 06 Sungai Bokor, Kelurahan Mataraman, Martapura.

Tahun Depan Kebun Karet Bakal Jadi Pertambangan, Ketua RT Bingung Memikirkan Nasib Warganya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hal serupa disampaikan Legiman, Ketua RT 06 Sungai Bokor, Kelurahan Mataraman, Martapura.

Disebutkan dia, harga karet yang turun membuat warganya merasakan dampak dan pengaruhnya.

Bahkan menurutnya, kemungkinan pada 2019 sebagian kebun-kebun karet milik petani bakal menjadi pertambangan.

"Saat ini masih belum ada lahan karet yang terjual. Tahun 2019 katanya kemungkinan akan ada yang membeli lahan karet untuk tambang," ujarnya.

Baca: Viral! Aksi Brutal Pesilat Malaysia Setelah Dikalahkan Atlet Silat Singapura di Asian Games 2018

Dengan kondisi seperti sekarang ini, ujar Legiman, nanti mau tidak mau sebagian lahan karet di wiyahnya terpaksa harus dijual.

Terlebih adanya potensi tambang batu bara di kawasan tersebut.

Meski tidak dia memungkiri keberadaan tambang bakal berdampak terhadap lingkungan.

Legiman mengaku bingung jika nantinya kebun-kebun karet menjadi tambang.

Baca: Jawaban Nagita Slavina Saat Rafathar Minta Adik, Raffi Ahmad Malah Bilang Seperti Ini

“Warga saya akan bekerja apa, karena tidak semua warga memiliki kemampuan tambang,” ucapnya.

Terkait kebun karet yang menjadi lahan pertambangan akibat minimnya penghasilan karet, PT Perkebunan Nusantara (PT PN) belum bisa dikonfirmasi.

Sebagian lahan PT PN juga menjadi usaha tambang.

Ketika pimpinan PT PN hendak ditemui BPost Selasa (21/8), pihak security mengatakan pimpinan mereka sedang mengadakan rapat.

Baca: Penjelasan Lalu Muhammad Zohri Soal Kegagalan Raih Medali Asian Games 2018 dan Target Berikutnya

Selain itu, dijelaskan pimpinan akan ada kesibukan setelahnya.

Sementara Dondit Bekti, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, dihubungi via sambungan telepon, tidak ada sahutan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved