Suka Duka Jadi BPK di Banjarmasin

Saat Hendak Padamkan Api di Cempaka, Peralatan BPK Ini Lenyap tak Berbekas

Sialnya, dampak atas kejadian itu baru mereka ketahui saat hendak bertugas memadamkan kobaran api di kawasan Cempaka

Saat Hendak Padamkan Api di Cempaka, Peralatan BPK Ini Lenyap tak Berbekas
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
BPK Ira Ton V usai melakukan pemadaman kebakaran di Cempaka Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih tentang aksi kejahatan yang menimpa barisan pemadam kebakaran (BPK) di Kota Banjarmasin Kalsel.

Rupanya tidak hanya BPK Rapela, melainkan nasib serupa juga dialami BPK Ira Ton V.

Sialnya, dampak atas kejadian itu baru mereka ketahui saat hendak bertugas memadamkan kobaran api di kawasan Cempaka Kecamatan Banjarmasin Tengah sekitar dua pekan lalu.

Baca: Saat Semangat untuk Mandiri, BPK Ini Harus Menghadapi Aksi Kejahatan Orang Luar

Hafizi dengan teman-teman yang semula bergerak cepat menuju dan tiba di tempat kejadian, namun aksi kemanusiaannya pun tiba-tiba tertunda.

Tiga jenis perlengkapan BPK Ira Ton V yang dicuri maling.
Tiga jenis perlengkapan BPK Ira Ton V yang dicuri maling. (Istimewa)

Itu menyusul setelah mengetahui sejumlah perlengkapan yang terdiri dari pipa cabang (konektor), fire houses atau biasa disebut Komper dan kepala cabang slangnya hilang.

Baca: Terungkap! Begini Cara Anggota BPK Peroleh Uang untuk Beli Armada Serta Perlengkapannya

BPK Ira Ton V saat melakukan pemadaman di Cempaka Banjarmasin.
BPK Ira Ton V saat melakukan pemadaman di Cempaka Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie)

Untungnya, menurut Kordinator lapangan BPK Ira Ton V Banjarmasin, Hafizi, api saat itu tidak berkobar besar atau hanya membumbung di dalam rumah.

"Iya betul. Jadi pas mau pasang dan nyiram kebakaran, eh tersisa cuman mesin portable dan slang saja. Lah, gimana bisa mengoperasikan, sementara perlengkapan lainnya hilang," ujarnya.

Baca: Mansur Tangkap Ikan Kerapu Raksasa Berat 180 Kg & Panjang 2 Meter, Terbesar Selama 10 Tahun

Lebih lanjut Hafizi mengatakan kejadian tersebut sebetulnya di luar perkiraannya. Karena meski sehari-hari peralatan dan perlengkapan alat pemadam kebakaran tersebut berada di bak mobil, belum ada yang berani mengambilnya tanpa izin.

" Karena saat mobil pemadam kebakaran diparkir di depan rumah, belum ada yang berani mengambilnya. Lah, kemarin malah tersisa hanya slang saja. Pelaku sengaja memotong satu persatu cabang pipa secara diam-diam dari setiap slang," jelas Hafizi. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved