Suka Duka Jadi BPK di Banjarmasin

Ternyata BPK Swasta di Banjarmasin Jadi Incaran Pencuri, 5 BPK Ini Faktanya

Mereka yang terdiri dari BPK Ira Ton V, BPK Borneo, Samita 5, BPK Rapela, dan MMK, sebetulnya berlokasi tidak jauh dari satu dengan yang lain.

Ternyata BPK Swasta di Banjarmasin Jadi Incaran Pencuri, 5 BPK Ini Faktanya
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
BPK Ira Ton V saat melakukan pemadaman di Cempaka Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara berdasarkan informasi yang diperoleh banjarmasinpost.co.id, sedikitnya ada lima barisan pemadam kebakaran (BPK) Banjarmasin yang menjadi sasaran pencurian belakangan ini.

Mereka yang terdiri dari BPK Ira Ton V, BPK Borneo, Samita 5, BPK Rapela, dan MMK, sebetulnya berlokasi tidak jauh dari satu dengan yang lain.

" Iya, karena seperti BPK Borneo masih berlokasi di Sungai Baru, sama dengan kami. Sedangkan Rapela di Pekapuran Laut, Samita di sungai miai tengah dan MMK di Kelayan,"terang Hafizi.

Baca: Saat Hendak Padamkan Api di Cempaka, Peralatan BPK Ini Lenyap tak Berbekas

Namun yang membuat sejumlah anggota pemadam kebakaran hingga kini heran, pencuri selalu menyasar perlengkapan berupa pipa cabang (konektor) pipa berbahan kuningan.

Padahal menurut Hafizi, perlengkapan tersebut selain perannya yang sangat dibutuhkan dalam pemadaman musibah kebakaran, juga harganya yang mahal.

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Asian Games 2018 Kamis 30 Agustus 2018, Indonesia Masih di Posisi 4

" Karena kalau dibanding pipa cabang berbahan aluminum, harganya masih Rp 300 ribuan. Sedangkan abang asli seperti punya kami Rp 500 ribuan, karena berbahan Kuningan," ungkap Kordinator Lapangan Ira Ton V tersebut.

Sedangkan Ketua BPK Rapela mengaku terpaksa kini harus melakukan penggalangan dana untuk mengganti perlengkapannya yang hilang.

Meskipun menurut Norman, bila berbicara tentang kualitas, tentu pipa cabang berbahan aluminium akan berpengaruh pada masa usia pakainya bila dibanding yang asli.

Baca: Raffi Ahmad Sebut Nagita Slavina Baik-Baik Saja dengan Ayu Ting Ting, Lihat Reaksi Gigi

" Sementara kami memang masih punya dua konektor (cabang pipa) lagi. Tapi itu tidak cukup untuk menyambung enam slang pompa kami," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hafizi Kordinator Lapangan Ira Ton V, yang pasca kejadian tersebut kehilangan 20 unit pipa cabang.

" Ya sementara tidak bisa beroperasi dulu memadamkan api. Karena kami masih bertahap mengumpulkan dana untuk membeli perlengkapan yang hilang," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved