Geliat Pehobi Burung di Banjarmasin
Ada Burung Pembawa Berita Buruk dan Berita Baik
Banyak jenis burung yang jadi peliharaan penghobi burung, baik burung kicau yang biasa dilombakan maupun burung bersuara unik dan berfisik indah
Penulis: Salmah | Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyak jenis burung yang jadi peliharaan penghobi burung, baik burung kicau yang biasa dilombakan maupun burung bersuara unik dan berfisik indah yang sekedar jadi peliharaan.
Beberapa di antara burung tersebut memiliki mitos yang didengar secara turun-menurun. Namun kembali pada kita masing-masing untuk percaya atau tidak mitos tersebut.
Aris Sumarno, penghobi burung di Banjarbaru, mengatakan, burung yang ada mitosnya antara lain gagak, perkutut, srindit, pipit dan walet.
Baca: Syarat Ini Harus Dipenuhi Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran CPNS Hanya di sscn.bkn.go.id
Baca: Terbaru! Kasus Campak di Banjarbaru Bertambah, Kadinkes : Dirawat di Poltekes Banjarmasin
Gagak adalah burung jenis Corvus dan ada sekitar 27 jenis tersebar di sebagian berbagai tempat di dunia, kecuali Antartika dan Amerika Selatan.
"Gagak jantan biasanya lebih besar dari betina. Sebagian besar gagak berwarna hitam dan mitosnya adalah bila burung gagak hinggap di atap rumah atau di tempat tertentu, kemudian bersuara, konon akan ada orang yang meninggal," ungkap Aris.
Menghindari kejadian, syaratnya adalah jika mendengar suara gagak maka harus disahut dengan menirukan suara yang sama. Benar atau tidak, itulah mitosnya.
Selain burung gagak, ada juga burung kedasih yang jadi pertanda kematian saat hinggap dan bersuara. Bahkan berdasar waktu hinggap itu dapat ditandai siapa yang meninggal.
Baca: Jadwal Siaran langsung RCTI (Live) Timnas Indonesia vs Mauritius Hari Ini Selasa (11/9/2018)
Baca: Hotman Paris Menangis Usai Bebaskan Anak Wanita Asal Banjarmasin yang Dijaga 4 Oknum Brimob
Jika waktu hinggapnya sore menjelang Maghrib, kemungkinan remaja yang meninggal. Jika waktunya pada malam hari, orang dewasa yang meninggal. Jika yang meninggal adalah orang yang tinggi ilmunya, maka suara burung itu terdengar larut malam.
Jika pada sepertiga malam, maka itu pertanda meninggalnya orang lanjut usia. Dan jika pada dini hari, berarti balita.
Kemudian jika mendengar suara burung hantu di malam hari, itu pertanda akan ada seseorang yang hamil.
Adalagi burung Serindit yang mitosnya harus digantungkan di bagian depan rumah pemiliknya, tidak jauh dari ambang pintu rumah.
Penempatan sangkar ini dikaitkan adanya kepercayaan, bahwa burung serindit dapat menolak sihir dan kesialan lainnya.
Baca: Addie MS Ungkap Kedekatan Bripda Puput dengan Veronica Tan, Ahok Bergurau Menikah
Baca: Ketentuan Penerimaan CPNS 2018 di Pemprov Kalsel, Ada 137 Formasi di Pemkab Tapin
Mitos lainnya, jika ada burung pipit berkicau di depan rumah, maka akan segera datang tamu istimewa ke rumah tersebut.
Adapula mitos yang mengatakan jika memelihara burung perkutut, maka akan mendatangkan banyak keberuntungan. Saat burung ini berkicau, maka pemiliknya akan mendapatkan lebih banyak keberuntungan.
Burung walet juga dimitoskan mendatangkan keberuntungan terutama jika burung itu masuk ke dalam rumah.
"Begitulah mitos seputar burung. Sekali lagi percaya atau tidak, kembali pada diri masing-masing. Pastinya pula semua kejadian itu penentunya adalah Allah SWT," pungkas Aris.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/burung-love-bird_20180911_105521.jpg)