Berita Banjarbaru

Pihak Ponpes Ragukan Hasilnya, Dinkes Janjikan Hasil Laboratorium Dua Minggu Lagi

Belum adanya bukti dokumen hasil laboratorium yang menyatakan 37 Warga Banjarbaru positif rubela ragu pihak Pesantren.

Pihak Ponpes Ragukan Hasilnya, Dinkes Janjikan Hasil Laboratorium Dua Minggu Lagi
istimewa/humas pemko Banjarbaru
Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati Darmawan Jaya yang juga seorang petugas kesehatan mengikuti kegiatan pelayanan imunisasi Measles Rubella (MR) atau Campak dan Rubella 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Belum adanya bukti dokumen hasil laboratorium yang menyatakan 37 Warga Banjarbaru positif rubela membuat keraguan dari Pondok Pesantren di Banjarbaru.

Pimpinan Al Falah Putra Banjarbaru, Syamsuni mengatakan pihaknya belum menerima bukti hasil laboratorium yang menyatakan santri di Al Falah positif rubela.

Kadinkes Kota Banjarbaru, Agus Widjaja mengatakan bahwa yang menyatakan positif adalah laboratorium berdasarkan hasil analisa laboratorium.

Memang terangnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (13/09/2018) belum ada bukti berupa berkas. Hal itu dikarenakan hasil laboratorium terang Agus tak bisa keluar langsung setelah hasil diketahui.

Baca: SBY Resmi Dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2018, Ini Posisinya di Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

Baca: Luna Maya Malah Asyik Jalanan di New York Usai Dikabarkan Umumkan Putus dengan Reino Barack

Baca: LIVE INDOSIAR! Live Streaming Persib vs Arema FC Liga 1 2018 Pekan 21 Mulai Pukul 16.00 Wib

Baca: SBY Resmi Mendukung dan Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, Begini Tanggapan Golkar

Setelah selesai, berkas hasil laboratorium ditandatangani baru berkas diserahkan ke dinas kesehatan provinsi Kalsel dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

"Iya tunggu seminggu atau dua minggu lagi hasilnya juga akan keluar untuk meyakinkan mereka kalau memang ada virus rubella di pondok pesantren," ujarnya.

Terkait KLB, biasanya ujarnya laboratorium akan menyampaikan hasilnya ke dinas kesehatan tanpa harus menunggu dokumen. Meski begitu ia mengatakan akan mengusahakan agat Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan bisa segera meminta hasil laboratorium segera dikirimkan.

"Kami sudah minta agar provinsi push pusat segera kirim dokumen final yang sudah ada tandatangannya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved