Kriminalitas Tanahbumbu

Pria yang Gantung Diri Diketahui Mekanik di PT Darma Henwa

Belum lama tadi, ada peristiwa bunuh diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga lantaran cemburu di Gang Perintis Desa Makmur Mulia

Pria yang Gantung Diri Diketahui Mekanik di PT Darma Henwa
istimewa
lokasi bunuh diri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Belum lama tadi, ada peristiwa bunuh diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga lantaran cemburu di Gang Perintis Desa Makmur Mulia Kecamatan Satui Tanahbumbu.

Berselang beberapa hari, peristiwa bunuh diri kembali terjadi di Gang yang sama pula. Kali ini seorang pria yang bekerja di PT Darma Henwa. Sementara suami IRT yang sempat bunuh diri juga merupakan karyawan di perusahaan sama.

Hanya saja, yang melakukan bunuh diri kali ini tidak ada hubungannya dengan bunuh diri IRT sebelumnya. Peristiwa itu memang sama-sama terjadi Gang sama namun beda rumah.

Baca: 3 Tips Upload Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Agar Tak Gagal Menurut Saran BKN

Pria yang bunuh diri diketahui bernama Alim Sahid (30) yang bekerja sebagai mekanik di perusahaan tersebut mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kosnya.

Pelaku bunuh diri itu sesuai dengan KTP beralamat di Perum Graha Kartika Eka Paksi Blok Q No 13 rt 1 Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong.

Kapolsek Satui, AKP Apri membenarkan peristiwa bunuh diri tersebut. Pelaku bunuh diri sendiri aslinya berada di Jawa dan pihak keluarganya juga di jawa sehingga saat ini sedang diurus oleh pihak perusahaan.

Baca: Syarat Umum untuk Calon Pelamar Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Apri menjelaskan kronoloi kejadian tersebut. Alim Syahid mengkos disebuah rumah milik Bahrui. Sesuai keterangan rekan kerjanya, Halim saat berangkat kerja pintu rumah kos yang dihuni Alim Syahid masih dalam keadaan tertutup dan diketok namun tidak ada jawaban.

Rekan korban tersebut langsung memanggil pemilik rumah kos yaitu Bahrui dan setelah itu bersama-sama mendatangi rumah yang ditempati Alim.

Keduanya kemudian menengok jendela dan melihat dari luar ada tali mengantun di dalam kamar tersebut. Tak berani mendobrak pintu rumah kos tersebut, Bahrui kemudian memanggil Ketua RTnya yaitu Tumidi.

"Setelah itu mereka membongkar pintu dengan menggunakan linggis. Setelah berhasil membuka pintu, mereka masuk dan melihat alim Syahid sudah dalam keadaan tergantung didalam kamarnya dengan posisi leher tergantung dan lutut menyentuh lantai," katanya.

Baca: Syarat Wajib untuk Jabatan Khusus Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran Hanya di sscn.bkn.go.id

Warga pun langsung melaporkannya ke Polsek Satui. Setelah itu melakukan evakusi ke Puskesmas untuk dilakukan visum.

"Dari hasil pemeriksaan visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sementara untuk motif bunuh diri belum diketahui permasalahannya," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved