Berita Baritokuala

Sijago Merah Lalap Pasar Tungging Berangas Barat, 38 Los Tinggal Arang

Si jago merah tiba-tiba saja mengamuk dan meluluhlantakan Pasar Tungging, Berangas Barat, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.

Sijago Merah Lalap Pasar Tungging Berangas Barat, 38 Los Tinggal Arang
banjarmasinpost.co.id/airul syahrif
Pemadam kebakaran sedang melakukan pembasahan lahan setelah kebakaran di Pasar Tungging Berangas Barat, Alalak, Barito Kuala, Senin (17/8) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATOLA -  Si jago merah tiba-tiba saja mengamuk dan meluluhlantakan Pasar Tungging, Berangas Barat, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Senin (17/9) sekitar pukul 17.15 Wita.

Puluhan barisan pemadam pun berjibaku untuk menjinakan si jago merah. Api baru dapat dikuasai pihak pemadam pada pukul 18.00 Wita. Namun pemadam masih melakukan pembasahan hingga pukul 18.30 Wita. Sedikitnya, 38 los pedagang di kawasan tersebut ludes terbakar akibat peristiwa tersebut.

Pasca kebakaran, Para pemilik toko terlihat mencari barang-baranya yang tersisa. Seperti baju, sepatu, dan lainnya. Satu di antara pedagang pemilik toko yang terbakar, Salabiah (25) mengaku saat kebakaran tidak berada di toko.

Baca: Peserta Imunisasi MR HSU masih 23 persen, Bupati HSU Gelar Rakor

Baca: Luna Maya dan Reino Barack Putus, Reino Sebut Sudah Lama Putus dan Ini Kesannya Pada Luna

"Punya saya yang di depan ini, di pinggir jalan. Saya baru dua hari masuk, sudah kebakaran. Kerugiannya ini punya saya sendiri sekitar Rp 20 jutaan. Rumah saya di Kelurahan Pelambuan, kebetulan tadi pas pulang. Setelah itu dapat telfon dari teman, sekitar setelah ashar ini pasarnya kebakaran. Saya langsung ke sini, dan kebetulan macet tadi," ungkapnya pada Bpost.

Salabiah merasa deg-degan dan kaget atas kejadian ini. Dirinya berharap ada penggantian toko yang baru setelah kejadian musibah kebakaran ini.

Pedagang lainnya, Aisyah, mengaku mempunyai dua toko. Di antaranya menjual sepatu dan baju.

"Banyak saya ruginya. Ini kemarin baru beli sepatu, betetukar habis Rp 30 juta, dan ini baru aja membangun tokonya, habis Rp 40 juta. Totalnya Rp 70 juta. Belum lagi toko yang satunya jual baju, habis semua kebakar. Tadi itu taunya ditelfoni teman. Kaget ae, langsung ke sini," ungkapnya.

Baca: [NEWSVIDEO] Penjelasan Dinkes Balangan Terkait KLB Rubella

Kerugian yang ditanggung Aisyah sendiri ditaksir lebih dari Rp 100 juta. Dirinya pun tak tau lagi harus berbuat apa dengan musibah yang menimpanya, beserta pedagang lainnya.

Pedagang lainnya, Jumiati mengaku sangat kaget atas kejadian ini. "Aku tadi pas di Pasar Lima, pas belanja. Baru aja ditinggal, sekitar 15 menit keluar. Langsung ditelpon teman, kalau ada kebakaran. Katanya sih tadi ada kebakaran tabung gas. Tapi belum tau ini penyebabnya," tuturnya.

Pasar ini buka setiap pagi hingga siang hari. Menjual berbagai macam pakaian, sepatu, bahkan bahan pokok. (banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved