Berita Kalteng

Pencari Ikan Ditangkap Buang Puntung Rokok Sebabkan 40 Ha Lahan Terbakar

Tercatat, jumlah titik panas atau hotspot mencapai 229 titik panas dan perkiraan jumlah titik api mencapai 124 titik.

Pencari Ikan Ditangkap Buang Puntung Rokok Sebabkan 40 Ha Lahan Terbakar
tribunkalteng.co/fathurahman
Kebakaran lahan dipinggiran kota Palangkaraya, mengakibatkan kabut asap tebal yang menyelimuti kota Palangkaraya khususnya yang ada dipinggiran kota. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus kebakaran Lahan di Kalimantan Tengah masih tinggi.

Bahkan berdasarkan data pantauan hotspot BMKG melalui satelit Terra dan Aqua dan SNPP sejak Minggu (16/9/2018) hingga Senin (17/9/2018), jumlah hotspot masih tinggi.

Tercatat, jumlah titik panas atau hotspot mencapai 229 titik panas dan perkiraan jumlah titik api mencapai 124 titik.

Selasa (18/9/2018) masih dilakukan pemadaman oleh petugas dari darat hingga melalui udara, menggunakan Helikopter pembom air.

Baca: Justin Bieber Ternyata Sudah Menikahi Hailey Baldwin, Ini Potret Kemesraan Mereka di Jalanan London

Kebakaran lahan yang berlangsung pun kebanyakan terjadi di lahan kosong di daerah pinggiran kota seperti di daerah lingkar dalam dan lingkar luar Kota Palangkaraya

Pemadaman dilakukan dari darat dan dari udara menggunakan helikopter untuk kebakaran lahan yang tidak bisa dilakukan dari darat.

Sementara itu, pantauan udara di Palangkaraya, Selasa (18/9/2018), masih tampak berasap, meskipun tidak separah sehari sebelumnya yang cukup tebal atau pekat di daerah pinggiran kota.

Baca: Putus dari Reino Barack, Luna Maya Rayakan Ulang Tahun Bersama Sosok Ini

Kapolres Pulangpisau, AKBP Dedi Sumarsono, mengatakan, pihaknya sudah mengamankan dua orang pelaku yang menyebabkan terbakarnya lahan seluas 40 hekrare di Desa Tanjung Taruna Jabirenraya, Pulangpisau, Kalimantan Tengah.

"Kami amankan dua orang pencari ikan, yang menyebabkan kebakaran lahan hingga puluhan hektare semak bekukar di Desa Tanjumg Taruna. Kedua pelaku seenaknya membuang puntung rokok yang masih menyala di semak-semak, sehingga terjadi kebakaran hebat di lokaai tersebut," ujar Dedi Sumarsono.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Adex Yudiswan, mengatakan, penindakan akan terus dilakukan bagi warga atau perusahaan yang membakar lahan.

Baca: SBY Soroti Gerakan untuk Menjatuhkan Presiden di Tengah Jalan Jelang Pileg dan Pilpres 2019

"Kami terus melakukan patroli dilapangan untuk memantau lokasi rawan kebakaran lahan di Kalteng, jika ada lahan terbakar akan langsung di proses, "ujarnya.

www.banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved