Srikandi Kebakaran Hutan dan Lahan

Perempuan Cantik Ini Tak Sungkan Padamkan Kebakaran Lahan

Siapa sangka di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar memiliki Tim Srikandi Karhutla.

Perempuan Cantik Ini Tak Sungkan Padamkan Kebakaran Lahan
banjarmasin post group/ hasby suhaily
Srikandi pemadam kebakaran di BPBD Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siapa sangka di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar memiliki Tim Srikandi Karhutla.

Merupakan tim pemadaman api yang terdiri dari para perempuan.

Salah satunya adalah Mega Silvia Widya. Perempuan berparas cantik ini tidak sungkan apalagi risih memegang selang mengarahkan ke titik api.

Terlebih selang tersebut tidaklah ringan karena berisi tekanan air.

Baca: Syarat Wajib Ini Harus Dipenuhi Saat Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Website BKN Dibuka

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 Rabu (19/9) : Marcus/Kevin & Jonatan Christie Main

Bagi perempuan kelahiran Kotabaru itu, tugas sebenarnya dirinya di kantor BPBD Banjar adalah di pusat pengendalian operasi.

Namun jika kekurangan tenaga barulah dirinya bersama rekan-rekannya yang lain turun ke lapangan.

“Tidak risih terjun ke lapangan ikut memadamkan api, terakhir di kawasan Tungkaran, Datu Bagul perbatasan Martapura Kota dengan Martapura Timur,” katanya.

Mengenakan pakaian dinas luas, sepatu boat baju lapangan dan memadamkan menggunakan sarung tangan, dilengkapi masker. Saat beraksi memadamkan api ada sesuatu beda.

Baca: Jadwal & Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion 2018, Real Madrid, MU, Juventus, City Main

Baca: Sikap Politik NU Sikapi Pilpres 2019 Antara Jokowi-Maruf Amin Atau Prabowo-Sandiaga Uno

Begitu pula bagi Mira Nadya Silvania juga menjadi pengalaman pertama ikut ke lapangan memadamkan api. Dirinya merasa senang karena bisa langsung ke lapangan terjun.

Sebelum ke lapangan terlebih dulu diberikan bekal pengetahuan dalam menggunakan alat, seperti memegang slang, sedangkan menghidupkan mesin oleh anggota tim laki-laki.

Seringkali ikut memadamkan api di daerah Tungkaran. Bagi perempuan dipilih daerah tersebut karena ada sumber airnya.

Baca: Hasil Barcelona vs PSV Eindhoven Liga Champion 2018, Rekor Messi Ungguli Cristiano Ronaldo

Baca: Apakah Jadi PNS Bisa Jamin Hari Tuamu? Berikut Analisanya

“Sukanya karena kerjanya langsung ke lapangan ramai-ramai memadamkan dan bersosialisasi dengan masyarakat yang turut membantu. Sedangkan dukanya, tentunya termasuk tugas berat bagi perempuan dalam memadamkan api,” ujar perempuan kelahiran Banjarbaru itu.

(banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved