Berita Banjarmasin

Usai Mahasiswa Ditangkap & Digigit Anjing Polisi, Dewan: Bukan Anggota DPRD yang Melaporkan

Mengenai hal itu Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kalsel menggelar pertemuan

Usai Mahasiswa Ditangkap & Digigit Anjing Polisi, Dewan: Bukan Anggota DPRD yang Melaporkan
Airul Syahrif
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kalsel menggelar pertemuan atau disebut Urun Rembuk Pemuda Banua, di gedung DPRD Kalsel, Rabu (19/9/2018) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aksi unjuk rasa yang dilakulan oleh Aliansi Mahasiswa Kalsel yang dimotori oleh LSISK pada Jumat (14/9/2018) lalu rupanya mendapat sorotan dari berbagai pihak. Terutama aksi mereka yang berujung pada penangkapan, dan satu mahasiswi terkena gigitan anjing.

Mengenai hal itu Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kalsel menggelar pertemuan atau disebut Urun Rembuk Pemuda Banua, di gedung DPRD Kalsel, Rabu (19/9/2018) sore.

Kegiatan ini bertemakan Gerakan Mahasiswa Jaman Now. Para tamu undangan dipersilahkan untuk mengeluarkan aspirasi dan pendapatnya mengenai pergerakan mahasiswa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari organisasi mahasiswa, seperti GMNI, HMI, IMM, PMII, KAMMI, dan LSISK.

Baca: Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel Serahkan Proses Hukum Tujuh Mahasiswa yang Melakukan Pengrusakan

Selain itu juga turut berhadir dari pihak DPRD Kalsel, Polresta Banjarmasin, serta perwakilan pihak UIN Antasari Banjarmasin.

Baca: Ketua DPW PPP Minta Pencabutan Laporan Mahasiswa Pendemo ke Fraksi DPRD Kalsel

Ketua Komisi 4 DPRD Kalsel, Yazidie Fauzi mengatakan bahwa aksi yang berujung ricuh beberapa waktu lalu memang terjadi misskomunikasi.

Dirinya juga mengklarifikasi bahwa anggota DPRD Kalsel tidak melalukan pelaporan atas kerusakan, Sekretariat DPRD Kalsel lah yang melakukan pelaporan.

Baca: Dekan Fakultas Syariah UIN Antasari Tak Larang Mahasiswa Jaman Now Demo Lagi

"Dengan apa yang disuarakan para mahasiswa, kita berharap pemerintah bisa lebih memaksimalkan agar kebutuhan pokok bisa tercapai oleh maysarakat," jelasnya.

Dirinya mengatakan dapat menjembatani aspirasi mahasiswa kepada DPRD RI Pusat. "Demo ini tidak mengapa, karena kami juga penyambung lidah rakyat. Karena kami bisa memfasilitasi, karena kami juga mempunyai perwakilan di DPRD RI," jelasnya.

Dirinya juga sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh DPD KNPI Kalsel saat ini.

Ketua DPD KNPI Kalsel, Fazlur Rahman mengatakan kegiatan dialog mahasiswa cipayung ini akan rutin dilakukan setiap bulan. Mengangkat tema dan isu-isu nasional maupun kedaerahan. Dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

"Jadi setiap bulan dan setiap tema nanti akan berbeda-beda. Yang dihadirkan juga tergantung temanya nanti. Kami hadirkan narasumber yang relevan," jelasnya.

mengatakan meskipun mahasiswanya berdemo bukan atas nama UIN Antasari, namun pihaknya masih tetap bertanggung jawab. Hingga melayangkan penangguhan dan audiensi kepada pihak DPRD Kalsel.

(Banjarmasinpost.co id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved