Insight

Risa Rahmadani : Banyak Dapat Ilmu Saat Praktek Beracara

Siapapun bisa menduduki posisi tertentu tanpa memandang jenis kelamin, asalkan memiliki kemampuan dan kecakapan.

Risa Rahmadani :  Banyak Dapat Ilmu Saat Praktek Beracara
ist
Risa Rahmadani SH 

BANJARMSINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini keseteraan antara pria dan perempuan benar-benar semakin terbuka. Siapapun bisa menduduki posisi tertentu tanpa memandang jenis kelamin, asalkan memiliki kemampuan dan kecakapan. Tak heran jika saat ini, banyak profesi yang identik dengan kaum Adam justru diduduki para perempuan.

Hasilnya pun tak kalah dengan kaum pria. Ini membuktikan para perempuan bisa bekerja dimana pun tanpa meninggalkan kondrat mereka sebagai ibu rumah tangga. Termasuk saat ini banyak pengacara-pengacara dari kaum perempuan yang membela hak-hak klien yang membutuhkan bantuan hukum.

Salah satu perempuan muda Banua yang menggeluti profesi sebagai penasihat hukum, Risa Rahmadani. Ia mengungkapkan memang kadang pengacara perempuan di pandang sebelah mata dan dianggap lemah.

"Padahal tidak semestinya demikian karena tergantung sikap dan prilaku pengacara tersebut, bukan karena pengacara laki-laki atau perempuan," ujar perempuan lulusan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin ini.

Baca: Formasi CPNS 2018 BPK RI dan Persyaratannya Bisa Diakses di Pendaftaran Online Sscn.bkn.go.id

Baca: Ada Aksi Mahasiswa Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin Kamis (20/9/2018) Siang Ditutup

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 - Marcus/Kevin dan Jonatan Christie Main!

Baca: Link Live Streaming China Open 2018 Live MNC TV Marcus/Kevin dan 11 Wakil Indonesia Main

Selain itu kadang pihak lawan menggangap orang bersalah. Sebagai pengacara dirinya hanya membela hak-hak klien berdasar ketentuan hukum di Indonesia. Namun di balik itu, pengacara muda ini menggeluti profesi tersebut dengan sepenuh hati.

"Suka jadi pengacara karena mempunyai banyak kenalan dan pergaulan yang luas mendapatkan ilmu tidak hanya di materi tapi kebanyakan didapat saat praktek beracara," jelas perempuan yang bercita-cita jadi pengacara sejak di bangku SMA ini. (banjarmasinpost.co.id/dwi)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved