Berita Tanahlaut

Perangkat Desa Sungairasau Langsung Pasang Tarif Air Bersih untuk Masyarakat

Warga Kampung KB Desa Sungairasau, Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut tidak lagi merisaukan ketersediaan air bersih.

Perangkat Desa Sungairasau Langsung Pasang Tarif Air Bersih untuk Masyarakat
istimewa/ Poliban
Tim teknis program teknologi tepat guna dari Poliban berkontribusi memasang alat penyuling di sumur bor Desa Sungairasau, Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (21/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga Kampung KB Desa Sungairasau, Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut tidak lagi merisaukan ketersediaan air bersih.

Itu karena sumur bor mereka yang sebelumnya, air sumur terasa payau akibat intrusi air laut, sudah teratasi berkat bantuan program teknologi tepat guna dari Politeknik Negeri Banjarmasin.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, dari sekitar 45 unit sumur bor di Desa Sungairasau, dua unit sumur bor dibantu tim Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).

Sumur bor di lingkungan RT 9 berdekatan dengan Kantor Balai Desa Sungairasau dan di lingkungan RT 5 Desa Sungairasau.

Baca: Solusi Honorer yang Tak Penuhi Syarat Pendaftaran CPNS 2018, Link sscn.bkn.go.id Klik Disini!

Baca: Rekap Hasil Perempat Final China Open 2018 - Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Semifinal

Warga Desa Sungairasau selama ini tergantung dari penjual air keliling untuk kebutuhan konsumsi, terpaksa membeli satu jeriken isi 20 liter seharga Rp 2000 hingga Rp 2.500.

Sekretaris Desa Sungairasau, Salman Ariadi mengaku setiap hari memerlukan enam jeriken untuk keperluan memasak dan minum air serta mencuci.

Salman mengaku sejak teknologi tepat guna dari Poliban dipasangi alat penyuling di dua sumur bor, setidaknya warga di dua RT itu bebannya tidak berat.

Pemerintah Desa Sungairasau, akan mengenakan tarif air bersih Rp 500 untuk satu jeriken. Itu untuk biaya pemeliharaan dan perawatan alat bantuan Poliban.

"Teknologi penyulingan air bersih dari Politeknik Negeri Banjarmasin itu hasil air payau tadi tak terasa lagi. Airnya bahkan dapat langsung dikonsumsi layaknya air minum. Kesulitan air bersih teratasi," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (21/9/2018).

Baca: NEWS VIDEO : Cekcok Lalu Main Bacok Pembakal Lokbuntar Dibekuk Polisi

Baca: Jadwal Live iNews TV Timnas U-19 Indonesia vs Thailand di PSSI Anniversary Cup 2018

Rudy Haryanto, anggota tim teknis sekaligus Sekretaris P3M Poliban mengatakan latar belakang kegiatan program penetapan teknologi tepat guna (PPTG) Poliban karena kondisi warga Desa Sungairasau.

Warga Desa Sungairasau, Kecamatan Bumimakmur, kata Rudy Haryanto memiliki problem ketersediaan air bersih untuk konsumsi masyarakat.

"Tim PPTG Poliban berkontribusi melalui pembuatan penyulingan air sehingga layak minum," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved