China Open 2018

Hasil China Open 2018 - Konsentrasi Marcus/Kevin Merasa Terganggu Keputusan Hakim

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, terhenti di babak semifinal China Open 2018.

Hasil China Open 2018 - Konsentrasi Marcus/Kevin Merasa Terganggu Keputusan Hakim
BADMINTON INDONESIA
Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) saat melakoni laga babak pertama China Open 2018 yang berlangsung Rabu (19/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, terhenti di babak semifinal China Open 2018 yang disiarkan langsung MNC TV.

Dilansir dari BolaSport.com (22/9/2018), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, menyebut beberapa servis yang dinyatakan salah alias fault oleh hakim servis membuat konsentrasi mereka saat menjalani laga semifinal turnamen China Open 2018 terganggu.

Hal itu dinilai Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sebagai salah satu penyebab kekalahan mereka dari pasangan non-unggulan China, Han Chengkai/Zhou Haodong, di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Sabtu (22/9/2018).

Pada laga berdurasi 46 menit itu, Marcus/Kevin selaku pasangan nomor satu dunia menelan kekalahan rubber game dengan skor 19-21, 21-11, 17-21.

"Servis saya di-fault empat kali, dari poin saja sudah rugi, ditambah ini merusak fokus kami ketika akan servis. Saya rasa sebaiknya ada alat pengukurnya, jadi bisa lebih fair," kata Marcus yang dikutip BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

Baca: Hasil Semifinal China Open 2018 - Langkah Marcus/Kevin Terhenti di Tangan Han/Zhou

Baca: Hasil Semifinal China Open 2018 - Kento Momota Siap Bertemu Anthony Ginting di Final

"Soal lawan hari ini, ya kurang lebih tipe permainan mereka sama dengan pasangan China yang lain," tutur dia menambahkan.

Senada dengan komentar sang tandem, Kevin pun menyatakan hal serupa.

Atlet berusia 23 tahun itu turut merasa dirugikan dengan keputusan hakim servis alias service judge.

Kevin menilai kejadian tersebut yang terus berulang membuat performa dia dan Marcus jadi tak optimal karena konsentrasi mereka sudah terganggu.

"Memang berpengaruh (servis dinyatakan fault). Dengan kondisi shuttlecock yang kencang seperti ini, kalau sudah tidak konsentrasi dengan servis, mau main bagaimana?" ujar Kevin.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved