Bongkar Tuyul Ojek Online

Ini Sanksi Kode Etik Bagi Driver Pasang Tuyul, Go-Jek Kampanyekan #HapusTuyul

"Penggunaan aplikasi tuyul, merupakan tindakan curang yang akan merugikan mitra sendiri dan juga mitra lainnya"

Ini Sanksi Kode Etik Bagi Driver Pasang Tuyul, Go-Jek Kampanyekan #HapusTuyul
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Kantor Go-Jek 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Guna menciptakan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh mitra driver GO-JEK di seluruh pelosok tanah air, memperkenalkan kebijakan #HapusTuyul atau hapus aplikasi GPS palsu.

Hal tersebut disampaikan langsung dari GO-JEK pusat melalui Vice president corporate affairs GO-JEK Michael Say kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

"Penggunaan aplikasi tuyul, merupakan tindakan curang yang akan merugikan mitra sendiri dan juga mitra lainnya yang bekerja dengan jujur. Beberapa oknum mitra menggunakan aplikasi tuyul untuk mendapatkan keuntungan dengan cara tidak adil," katanya.

Baca: BREAKING NEWS - Ponpes Al Mursyidul Amin Heboh, Santriwati Temukan Bayi yang Dibuang

Baca: Pro Kontra Hari Jisun yang berseteru Dengan Deddy Corbuzier, Postingan Adik Jisun Bikin Rame

Baca: Jadwal Matchday 2 Liga Champion 2018, MU vs Valencia, Tottenham vs Barcelona, Napoli vs Liverpool

Baca: Pakai Aplikasi Tuyul Bisa Raih Rp 30 Juta Sebulan, Go-Jek dan Grab Berlomba Memberantas

Dia mengatakan sistem dapat medeteksi para pengguna aplikasi tuyul sehingga diimbau kepada semua mitra driver yang masih memasang aplikasi tuyul untuk segera menghapus aplikasi tersebut.

"Kebijakan ini akan diberlakukan secara bertahap dimana GO-JEK akan mengirimkan notifikasi ke HP mitra yang menggunakan aplikasi tuyul. Dengan pengiriman notifikasi ini, kami memberikan kesempatan kepada para mitra untuk kembali bekerja dengan jujur. Kami tidak serta merta menjatuhkan sanksi bagi para mitra yang memiliki GPS palsu. Mitra driver yang masih memasang dan memanfaatkan aplikasi tuyul setelah masa sosialisasi, akan mendapatkan sanksi sesuai dengan kode etik yang berlaku, mulai dari suspend hingga putus mitra," bebernya.

Dia mengatakan lebih lanjut, kebijakan ini menjawab aspirasi mitra driver terkait dengan masalah yang sering mereka hadapi dalam mendapatkan order dari pelanggan. Diharapkan dengan penerapan kebijakan ini, mitra bisa bekerja lebih nyaman demi keluarga mereka.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved