Berita Kabupaten Banjar

Kejari Kabupaten Banjar Agendakan Panggil Sekda, Kadisperindag dan Kepala Perizinan, Terkait Hal Ini

Pemanggilan ketiganya sehubungan dengan penyelidikan laporan masyarakat terkait dugaan terjadinya tindak pidana korupsi Pasar Sungai Bakung.

Kejari Kabupaten Banjar Agendakan Panggil Sekda, Kadisperindag dan Kepala Perizinan, Terkait Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kepala Kejari Banjar, Muji Murtopo (kanan) didampingi Kasipidsus, Tri Taruna Fariadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID — Kejaksaan Negeri Banjar memanggil Sekda Kabupaten Banjar, H. Nasrun Syah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, M Ramlan serta Kepala Dinas Perizinan Terpadu, Akhmad Hairudin Fahri.

Dalam surat  surat penggilan tertanggal 24 September 2018 yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Muji Martopo,  ketiganya diagendakan untuk hadir pada Kamis, (27/9), bersamaan pukul 10.00 wita.

Pemanggilan ketiganya sehubungan dengan penyelidikan laporan masyarakat terkait dugaan terjadinya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan pemanfaatan bangunan serupa pasar di Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar Nomor : Print-02/Q.3.13:Fd.I/06/2018 tanggal 20 Juni 2018. Melalui surat pemanggilan untuk ketiganya yang didapat http://www.Banjarmasinpost.co.id itu, berisikan juga agar mereka menyiapkan dokumen-dokumen terkait.

Baca: SESAAT LAGI Live RCTI - Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs China PSSI Anniversary Cup 2018

Baca: LIVE STREAMING RCTI Indonesia vs China PSSI Anniversary Cup 2018 - Link Live Streaming RCTI

Kasipidsus Kejari Kabupaten Banjar, Tri Taruna Fariadi ketika dikonfirmasi membenarkan akan memanggil tiga pejabat dilingkungan Pemkab Banjar, namun dirinya enggan menyebutkannya.

“Benar ada tiga orang terkait Pasar Bakung, tetapi nanti lihat saja Kamis di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, siapa saja yang datang. Tidak enak kalau menyebutkan lebih dulu,” pungkasnya.

Ditanya lebih lanjut, Tri Taruna F juga tidak menyebutkan apakah surat pemanggilan tersebut sudah diantar atau belum diterima yang bersangkutan.

Kepala Disperindag Kalsel, M Ramlan ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pemanggilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar. Dirinya sedang berada di luar daerah dan akan tiba di Martapura pada Kamis (27/9) malam.

Begitu pula Kepala Dinas Perizinan Terpadu, Ahmad Hairudin Fahri, Selasa (25/9). Dirinya mengaku hingga Selasa sore belum menerima undangan atau pemberitahuan adanya pemanggilan di Kantor Kejari Kabupaten Banjar yang diagendakan pada Kamis (27/9) besok.

Sekda Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahuinya. Pada Selasa sore dirinya masih di lapangan.

Baca: Dua Pendekar Cilik Kalsel Sabet Emas di O2SN 2018 Putaran Nasional di Yogyakarta

Baca: Ini Cara Log In Registrasi ke Link Sscn.bkn.go.id Situs Pendaftaran CPNS 2018

Adapun menjadi obyek penyelidikan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar adalah bangunan yang berdiri diatas lahan milik Pemkab Banjar itu, kemudian membangun kios diatas lahan Pemkab tanpa koordinasi dan tanpa ada IMB. Nilai bangunan Rp 5 miliar, sedangkan nilai tanah dengan taksiran tahun 2012 dan 2013 sekitar Rp 1,5 miliar.

Meski demikian belumlah bisa menaksir berapa nilai kerugian negara. Dikarenakan terlalu dini menyebutkan kerugian negara sementara proses penyelidikan pihaknya.

Adapun jumlah kios dan bak terbuka yang ada di Pasar Sungai Bakung sekitar 197 buah. Proses pembangunannya diperkirakan sejak 2015 lalu. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved