Berita Tanahlaut

Nelayan Pagatan Besar Tanahlaut Kesulitan Perizinan Kapal dan Alat Tangkap Kepiting Rajungan

Satu ekor kepala hewan ternak jenis sapi dilarung di tengah perairan Tabanio sekitar 15 mil dari pesisir pantai Pagatan Besar.

Nelayan Pagatan Besar Tanahlaut Kesulitan Perizinan Kapal dan Alat Tangkap Kepiting Rajungan
Humas Pemkab Tala
Wakil Bupati Tanahlaut, Abdirahman berkenan menghadiri acara adat tradisi para nelayan Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komunitas nelayan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut sukses menggelar kegiatan rutin adat istiadat selamatan di laut.

Satu ekor kepala hewan ternak jenis sapi dilarung di tengah perairan Tabanio sekitar 15 mil dari pesisir pantai Pagatan Besar.

Belasan kapal nelayan bermesin mobil truk enam silinder dan sebagian kecil bermesin dumptruk empat silinder mengiringi rombongan melarung sajian selamatan laut.

Wakil Bupati Tanahlaut, Abdirahman berkenan menghadiri acara para nelayan yang diakui sudah berlangsung belasan tahun setiap pertengahan Muharram.

Suriansyah, tokoh nelayan di Desa Pagatan Besar mengaku kegiatan itu dilaksanakan secara swadaya dengan menggali dana iuran Rp 100 ribu per satu kapal nelayan.

Baca: Malaysia & Thailand Tersingkir! Hasil Malaysia vs Jepang di Piala AFC U-16 2018 - Skor Akhir 0-2

Baca: Solusi Tidak Lemot Daftar CPNS di Link sscn.bkn.go.id, Simak Kesalahan Saat Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Hasil Korea Open 2018 : Jonatan Christie Menang Lawan Hu Yun, Wakil China Menanti di Perempat Final

"Alhamdulillah terlaksana dan dihadiri Wakil Bupati Tanahlaut hingga ke tengah lautan," katanya.

Suriansyah memgaku nelayan di Desa Pagatan Besar sangat mengharapkan bantuan alat tangkap dan kemudahan mendapatkan perizinan kapal nelayan.

Menurutnya dua masalah itu yang saat ini mengganggu kinerja para nelayan. Kapal mereka tak punya izin berlayar dan sebagai besar alat tangkap ikan mengalami kerusakan atau lapuk.

Alat tangkap ikan yang biasa dipergunakan nelayan di Desa Pagatan Besar adalah alat tangkap ikan peda dan kepiting rajungan.

Terkait perizinan kapal nelayan, Suriansyah takut kalau terjadi penertiban izin kapal mereka di perairan saat mencari ikan.

Suriansyah mengaku kerap membantu pengurus izin kapal saat proses perizinan berada di Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sekitar tahun 2016 lalu.

"Kami kesulitan memperbaharui izin kapal dan permohonan bantuan alat tangkap ikan karena Pemerintah di Pelaihari katanya sudah tidak punya kewenangan lagi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved