Berita Banjarbaru

Perupa Asal Banjarbaru Borong Penghargaan Internasional, Berencana Lawatan ke Asia dan Eropa

Perupa asal Banjarbaru Sulistyono Hilda kembali meraih sejumlah penghargaan internasional. Bahkan dia siap-siap terbang Asia dan Eropa.

Perupa Asal Banjarbaru Borong Penghargaan Internasional, Berencana Lawatan ke Asia dan Eropa
banjarmasin post group/ nia kurniawan
Perupa Sulistyono Hilda kembali Go internasional. Sejumlah penghargaan internasional diraihnya, dia siap-siap terbang Asia dan Eropa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Perupa asal Banjarbaru Sulistyono Hilda kembali meraih sejumlah penghargaan internasional. Bahkan dia siap-siap terbang Asia dan Eropa. 

"Pada tahun 2018 ini jadi tahun istimewa bagi saya sebagai seniman yang hidup di era kontemporer dan disebut seniman seni rupa kontemporer, setelah tahun 2007 dan 2010 penghagaan seniman kontemporer dari Jepang dan China, pada 2018 ini ada empat penghargaan yang saya raih yaitu terpilih di Asia International Art Exhibition di Qingdao China pada 21 Oktober hingga 23 Oktober 2018," kata menantu Prof HM Asywadie Syukur Lc (alm) ini, Kamis (27/9/2018).

Kemudian pada September, dua karya terpilih dalam The Best Artis Modern and Contemprer Art 2018 by Fracesco Russo dan Salvatore Russo.

Baca: LIVE STREAMING Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 2018 - Link Live Streaming MNC TV

"Pada 26 November hingga 1 Desember satu karya terseleksi di Flanders Bruges Brusel Biennale, ajang yang memilih 60 perupa contemporer dari lima benua," ucap Suami Hilda Surya yang akrab disapa Sulis ini.

Benar-benar memborong penghargaan internasional karena Pada 7 desember juga mendapat undangan resmi dalam penghargaan Cavargia di Milano Itali.

"Oleh sebab hal ini selain keberangkatan ke Qingdao China selama lima hari saya berencana ke Eropa selama lima belas hari menghadari acara-acara itu sekaligus ke museum-museum dunia yang ada di Eropa dalam rangka mengamati karya karya old master seperti karya vincen Van Gogh dan sebagainya," katanya penuh rasa syukur.

Baca: Liburan Mulan Jameela ke Inggris Dipuji Ahmad Dhani, Maia Estianty Boyong Al dan Dul ke Sumbawa

Sulis yang selalu rendah hati dan santun ini mengatakan hal ini merupakan proses hidup berkesenian yang dijalani, dia berpesan tak cukup sekadar pengembangan diri tapi juga mengembangkan lingkungan utama ekonomi kreatif.

Kenangan dan pengalaman yang mendunia. Menurut dia ini merupakan proses hidup berkesenian seniman seni rupa.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved