Berita Banjarmasin

Tiket Tayang Perdana Film The Blooder Laris Manis, Jumat Malam Dilaunching di Taman Budaya

Thriler film The Blooder diedarkan melalui media sosial, kini masyarakat bisa menyimak tuntas film laga karya anak muda Kota Banjarmasin ini.

Tiket Tayang Perdana Film The Blooder Laris Manis, Jumat Malam Dilaunching di Taman Budaya
ist
Film The Blooder 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah beberapa waktu lalu thriler film The Blooder diedarkan melalui media sosial, kini masyarakat bisa menyimak tuntas film laga karya anak muda Kota Banjarmasin ini.

Blooder yang merupakan film pendek bertema laga, resmi di-launching pada Jumat (28/9/2018) malam di Taman Budaya Kalsel, Kayutangi, Banjarmasin. Sebanyak 200 tiket yang disiapkan, sudah terjual untuk tayang perdana ini.

Ahmad, salah seolah pemain film ini, menyatakan, respon masyarakat sangat bagus, terbukti dari banyaknya pertanyaan kapan filmnya diputar secara resmi.

"Sejak thriler diedarkan, banyak yang penasaran ingin menonton secara lengkap. Alhamdulillah sekarang saat film siap ditayangkan, tiket pun laris manis," ungkap Ahmad yang juga koreografer pertarungan di film tersebut.

Hadir pula sejumlah undangan pada tayang perdana yaitu YS Agus Suseno (budayawan), Bayu Bastari (aktor/seniman), Sulisno S.Sn (dosen FKIP ULM Prodi Sendratasik), Sumason Hadi SPd MPhil (dosen FKIP ULM Prodi Sendratasik).

Baca: Hasil Korea Open 2018 - Anthony Ginting Kalahkan Wakil Taiwan, Susul Jonatan Christie ke 8 Besar

Baca: Link Live Streaming MNC TV - Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 Cup 2018

Baca: Link Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 2018 - Siaran Langsung MNC TV

Kemudian Edi Sutardi MSn (dosen STKIP PGRI Banjarmasin), Noviyandi Saputra (seniman), Sanusi (guru Broadcast Bina Banua), HE Benyamin (budayawan), Julak Larau (budayawan) Lupi Andriani MSn (seniman), Ade Hidayat.

"Juga akan hadir rekan dari beberapa komunitas forum sineas banua dan sejumlah wartawan," jelas Ahmad.

Penggarapan film dilakukan bersama, gabungan dari beberapa komunitas yaitu Bias Film, Art Film, Gatz dan KAB Manajemen.

Ada 28 orang yang terlibat dalam penggarapan film masing-masing sebagai kru, sutradara, penulis naskah, kameramen, penata rias dan aktor.

Bagaimana dengan biaya produksi film? Karena independen, tim ini pun membiayai sendiri yang dananya dihimpun secara patungan dari anggota tim.

Selama ini film produksi mereka juga diikutsertakan pada festival film pendek baik lokal maupun nasional. Beberapa prestasi pernah diraih antara lain juara 1 Festival Aruh Sosiologi pada 2014.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved