Berita Regional

Apa Itu Zat Benzo? Minuman Berenergi yang Bikin 56 Siswa Nekat Sayat Tangan

Berikut 9 fakta kasus 56 siswa SMP sayat tangan usai minuman berenergi mengandung zat benzo

Apa Itu Zat Benzo? Minuman Berenergi yang Bikin 56 Siswa Nekat Sayat Tangan
banjarmasinpost.co.id/tribunnews.com
Ilustrasi 

BNNK Pekanbaru melakukan assessment dan interogasi terhadap para murid SMP itu.

Mereka mengaku, tidak pernah mengonsumsi narkoba.

Melainkan, mereka ternyata meminum minuman berenergi tersebut.

Bahkan ada yang sampai 2, 3, bahkan 4 kali dalam sehari.

"Kita tanya, bagaimana rasanya. Mereka bilang rasanya segar, kalau nggak minum ada yang kurang, jadi ketagihan," beber Sukito.

9. Razia rutin

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengaku sudah mengetahui soal temuan itu.

"Ini didapati saat kita gelar razia rutin, dilihat ada anak prilaku anak yang aneh-aneh. Ada yang gores-gores tangan. Kita minta BNN datang. Bukan dia sakau, atau apa namanya itu di sekolah, bukan," tegas Abdul Jamal.

Dia menerangkan, memang sempat ada kecurigaan, prilaku anak itu dipicu setelah mengonsumsi minuman tertentu.

"Tidak pun di sekolah, dijual di luar ada," sebutnya.

Untuk itu Abdul Jamal mengimbau, selain sekolah, orangtua dan orang di lingkungan sekitar dapat lebih berperan aktif untuk mengawasi anaknya.

"Sampai sekarang kita belum dapat laporan resmi (terkait hasil tindak lanjut terhadap minuman itu). Dari saya mungkin itu saja ya," tandasnya.

Terkait hal ini, Tribunpekanbaru.com mencoba mengonfirmasi ke pihak sekolah terkait.

Saat disambangi, Sabtu (29/9/2018) siang, tampak beberapa anak murid keluar dari pekarangan sekolah.

Saat ditanyai soal adanya temuan murid yang menyayat tangan tersebut, beberapa diantara mereka mengaku tak tahu.

"Tidak tahu bang," katanya sambil berlalu.

Tribunpekanbaru.com lalu mencoba untuk menemui guru di SMP itu.

Seorang guru yang berhasil Tribun temui, tak menampik jika memang ada temuan tersebut.

"Udah lama itu pak," ujar dia.

Saat Tribunpekanbaru.com menyampaikan hendak menemui Kepala Sekolah guna mengonfirmasi hal ini, guru tersebut menyatakan jika Kepala Sekolah sedang tidak di tempat.

"Kepala Sekolah lagi tidak di tempat pak. Nomor (HP)nya lupa saya, ada di WA. Cuman HP saya mati," akunya.

Sebelumnya, sebuah informasi beredar tentang 56 orang siswa di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru yang menyayat tangannya.

Ternyata usut punya usut, sebelum melakukan aksi nekat itu, mereka diduga habis mengonsumsi minuman energi. (Harismanto)

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved