Gempa Donggala

Kisah Cewek SMA Bertahan Hidup 2 Hari di Kubangan Air Bersama Jenazah Ibunya Usai Tsunami di Palu

Salah satunya adalah kisah seorang gadis SMA bernama Nurul, korban bencana gempa dan tsunami asal kota Palu.

Kisah Cewek SMA Bertahan Hidup 2 Hari di Kubangan Air Bersama Jenazah Ibunya Usai Tsunami di Palu
Tribunnews.com
Suasana di kawasan Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah, setelah terjangan gempa dan tsunami, Sabtu (29/9/2018) pasca gempa berkekuatan 7,7 SR

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gempa dan Tsunami di Palu dan Tsunami di Donggala membawa kesedihan yang begitu dalam.

Gempa bermagnitudo 7,7 SR ini telah meluluhlantakkan beberapa kota di Provinsi Sulawesi Tengah.

Salah satunya adalah kisah seorang gadis SMA bernama Nurul, korban bencana gempa dan tsunami asal kota Palu.

Nurul ditemukan masih hidup saat terjebak di dalam kubangan air di Kompleks Perumnas Bala Roa, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dilansir Grid.ID dari Kompas, tim Basarna akhirnya berhasil menyelamatkan Nurul pada Minggu (30/9/2018).

Baca: Bablas dari Bandara, Pesawat Boing 737-800 Air Niugini Mendarat di Laguna, Satu Penumpang Hilang

Selama dua hari terjebak di dalam kubangan air itu, Nurul berdampingan dengan jenazah ibunya, Risni, yang lebih awal meninggal dunia.

Kubangan air tersebut berasal dari PDAM yang bocor sehingga menutupi setengah badannya.

Sang ayah yang selamat berusaha untuk membantu putri dan istrinya yang terjebak, namun kondisi tak memungkinkan.

Baca: Update Terbaru Korban Gempa dan Tsunami Palu, BNPB: Korban Tewas Jadi 832 Orang

"Anakku sempat minta tolong."

"Waktu kejadian saya di samping rumah."

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved