Berita Banjarbaru

38 Hari Sempat Dirawat seorang jemaah Haji Kalsel Asal Tapin Meninggal Dunia di Arab Saudi

Sempat dirawat, Huderin Fauzi Bin Pasi Yamani asal Kabupaten Tapin dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, (26/09/18) pukul 05.00 WAS tadi.

38 Hari Sempat Dirawat seorang jemaah Haji Kalsel Asal Tapin Meninggal Dunia di Arab Saudi
(ArabNews.com)
Sholat tarawih di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah sempat dirawat selama 38 hari di Rumah Sakit (RS) Heera Makkah Arab Saudi, Huderin Fauzi Bin Pasi Yamani asal Kabupaten Tapin dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, (26/09/18) pukul 05.00 WAS tadi.

Informasi duka tersebut diterima tim publikasi Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Keloter Bdj 02 asal Kota Banjarmasin

“Kami terima kabar tersebut pada Hari Kamis, 27 September 2018 pada pukul 16.17 Wita melalui media Whatsap dari petugas

TKHI Keloter Bdj 17 yang meneruskan informasi yang didapat dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Mekkah.” Ujar Kepala Seksi Informasi Haji Hidayaturrahman kepada Reporter banjarmasinpost.co.id, Senin (1/10/2018).

Dikatakannya semula Huderin Fauzi merupakan salah satu jemaah haji yang belum dapat dipulangkan bersama keloternya karena sakit dan harus mendapat perawatan intensif. “Beliau sakit pasca armina dan rawat nginap di RS Heera Mekkah pada tanggal 21 Agustus 2018 pada pukul 20.02 WAS," Katanya.

Baca: Solar Langka, Nelayan Rampa Tukarkan Ikan dengan BBM di Kapal Besar

Baca: Tersenggol Truk Satu Keluarga Alami Kecelakaan di Daha Barat, Ayah dan Ibu Luka, Sang Anak Meninggal

Sedangkan rombongan jemaah keloter Bdj 02 asal almarhum bergabung telah tiba di Tanah air pada tanggal 31 agustus 2018 pukul 01.50 Wita.

Kepala Kanwil Kemenag Prov Kalsel sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin H. Noor Fahmi membenarkan informasi tersebut, namun pihaknya akan menyampaikan secara resmi berita kematian tersebut apabila Certificate of Death (Jaminan Resmi Validitas Kematian Jemaah Haji) telah diterima pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT).

“Berita kematian melalui media sosial memang sudah kita terima, namun secara resminya kita masih menunggu COD pada SISKOHAT Kanwil Kemenag Prov Kalsel.” tegasnya.

Selanjutnya Noor Fahmi mengatakan, dengan demikian jumlah jemaah haji asal Kalsel yang telah meninggal dunia hingga saat ini berjumlah enam orang jemaah dengan rincian sebagai berikut :

-Nordiani Bahrani Kursani (54) keloter Bdj 03 asal Kota Banjarmasin, meninggal pada tanggal 28 Juli 2018 Di Madinah dan dimakamkan di Pemakaman Baqi; 

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved