Berita Banjarmasin
Penulis Muda Asal Kandangan Ini Bikin Lebih 27 Antolog
satu novel dan dua buku cerita sudah dihasilkan penulis muda asal Kandangsn, Hulu Sungai Selatan Miranda Seftiana.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Lebih dari 27 Antalogi, satu novel dan dua buku cerita sudah dihasilkan penulis muda asal Kandangsn, Hulu Sungai Selatan Miranda Seftiana.
Cerpen-cerpennya pun menghiasi koran lokal hingga berkaliber nasional seperti SKH Kompas.
Malah, di lomba menulis cerpen, mahasiswi semester akhir Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) meraih juara seperti juara pertama Lomba Menulis Cerpen Perpustakaan Provinsi Kalimantan Selatan 2018.
"Saya juga masuk 21 Cerpenis Pilihan Kompas 2017 dan 23 Cerpenis Pilihan Kompas 2015 dan masih banyak lagi gelar yang saya raihh di dunia tulis menulis," papar Miranda, Senin (1/10/2018).
Baca: Gagal ke Piala Dunia! Hasil Akhir Timnas U-16 Indonesia vs Australia Piala AFC U-16 2018 - Skor 2-3
Baca: 38 Hari Sempat Dirawat seorang jemaah Haji Kalsel Asal Tapin Meninggal Dunia di Arab Saudi
Novel yang telah dibikinnya berjudul Jendela Seribu Sungai, Stadium Rindu dan Senandung Cinta Untuk Bunda. Lalu, Antologi yang dibikin perempuan berjilbab ini lebih 27 hasil karyanya.
Kepiawaian Miranda menulis itu tak lepas dirinya Komunitas sastra bernama CENDOL (Cerita, Nulis, Diskusi Online).
"D sana ulun belajar menulis dengan Mayoko Aiko yang dulu penulis di Anita Cemerlang, Putra Gara (penulis novel berbasis sejarah), Hilman Hariwijaya (Penulis skenario Sinetron), Ceko Spy (penulis skenario sinetron dan sitkom di Trans TV) dan lain-lain" ucapnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/miranda-seftiana_20181001_204012.jpg)