Hari Kesaktian Pancasila

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Martapura Pimpin Doa untuk Gempa & Tsunami di Palu

Acara berlangsung di Aula Makodim Martapura Minggu (30/9) malam yang dihadiri perwira, Babinsa serta ASN TNI-AD

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Martapura Pimpin Doa untuk Gempa & Tsunami di Palu
hasby
Komandan Komando Distrik Militer 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil memimpin langsung acara doa bersama untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Komandan Komando Distrik Militer 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil memimpin langsung acara doa bersama untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati pada 1 Oktober setiap tahun.

Acara berlangsung di Aula Makodim Martapura Minggu (30/9) malam yang dihadiri perwira, Babinsa serta ASN TNI-AD dan Persit Kck Kodim 1006 Martapura

Dandim mengatakan, kegiatan ini serentak dilaksanakan oleh seluruh prajurit TNI se-Nusantara. Momentum ini merupakan suatu cara untuk mengenang para Pahlawan Revolusi dan wujud penghargaan, penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raganya demi menegakkan Pancasila sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: UPDATE - Gempa Susulan 5,1 SR Guncang Palu Minggu (30/9) Malam, Berpusat di Sigi

Dia juga mengatakan bahwa kegiatan rohani berupa pembacaan Surat Yasin, Salat Magrib bersama dan dilanjutkan doa bersama kepada arwah para Pahlawan Revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Ideologi Bangsa. Juga mendoakan saudara yang terkena musibah bencana alam dan Tsunami di Palu dan Donggala

Baca: Penampakan Warga Menjarah Mall & Toko Usai Gempa & Tsunami di Palu, Lihat Foto-fotonya

Dia mengingatkan kembali kepada anggota Kodim Martapura untuk selalu bekerjasama unsur satuan baik Muspika atau Polsek yang ada diwilayah untuk siap menjaga keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan RI.

“Kita harus selalu waspada dan mencermati akan strategi komunis yang selalu memutarbalikkan fakta sejarah, penyusupan ke berbagai elemen dan menghalalkan segala cara, dengan menanamkan jiwa anti ketuhanan (atheisme) menggunakan organisasi sebagai kedok baik organisasi politik maupun organisasi massa serta melakukan adu-domba misalnya komunis,” katanya.

Baca: Jadwal & Live Streaming Timnas U-16 Indonesia vs Australia Piala AFC U-16 2018 Live MNCTV Sore Ini

Oleh sebab itulah, TNI harus siap melindungi negara, bangsa, dan rakyat Indonesia dari bahaya laten paham-paham yang menyesatkan itu.

Ihkwal tentang Pemutaran Film sejarah G 30 S / PKI, Dandim menuturkan dari satuan Pimpinan TNI saat ini belum ada perintah untuk melaksanakan nonton bareng film tersebut, namun dikatakan jika dari masyarakat berkeinginan memutar film sejarah itu, TNI/ Kodim hanya sebatas membantu memfasilitasi.

Dirinya menekankan dalam menjaga rasa Nasionalisme dan patriot agar anak bangsa selalu mencintai mengenang jasa para pahlawan. Dirinya mempersilakan kepada seluruh jajaran prajurit Danramil dan Babinsa agar memberikan pemahaman melalui Wawasan Kebangsaan di wilayah desa binaan masing- masing bahwa menjaga NKRI adalah tugas kita bersama. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved