Berita Banjarbaru

15 Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan dari Dinsos Kalsel, Setiap Peserta Mendapatkan ini

Loka Bina Karya (LBK) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pendidikan dan Pelatihan bagi penyandang Disabilitas

15 Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan dari Dinsos Kalsel, Setiap Peserta Mendapatkan ini
kiriman humas Dinas Sosial Kalsel untuk bpost online
Sugiyono (duduk paling kiri) foto bersama peserta 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Loka Bina Karya (LBK) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pendidikan dan Pelatihan bagi penyandang Disabilitas dan Eks Trauma.

Pendidikan keterampilan tersebut dilaksanakan di Aula LBK Jalan A Yani kilometer 29,20 Guntung Payung, Banjarbaru, Selasa (2/10/2018).

Sebanyak 15 peserta se Kalimantan Selatan mengikuti pendidikan yang dilaksanakan mulai 3 September.

Baca: Kondisi Terkini Ratna Sarumpaet dengan Wajah Lebam Dikabarkan Dipukuli Orang Tak Dikenal

"15 peserta itu merupakan kiriman dari dinas sosial se kabupaten kota di Kalsel yang kita undang. 15 orang peserta ini diantaranya berasal dari Tabalong 2 orang, HSU 1, Balangan 2, HST 1, HSS 1, Banjarbaru 2, Tanahlaut 3, Banjarmasin 2 dan Batola 1 orang", kata Sugiyono Kepala Seksi Rehabilitasi penyandang disabilitas dan lanjut usia Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan

Sugiyono SST mengatakan, pendidikan dan keterampilan menjahit buat disabilitas tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan pihaknya tiap tahun dengan maksud memberikan bimbingan keterampikan kepada peyandang disabilitas agar mampu berdikari (mandiri sendiri) sekaligus bimbingan sosial untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka agar tidak rendah diri di tengah masyarakat.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dihentikan untuk Wilayah Sulteng Usai Gempa Donggala, Ini Link sscn.bkn.go.id

"Tujuan lainnya untuk mencari kesempatan agar dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut di luar Kalsel", jelas Sugiyono.

Masih menurut Sugiyono semua peserta yang ikut langsung diberikan modal berupa mesin jahit.

Devita salah satu peserta asal Tanjung Kabupaten Tabalong memgaku senang dan gembira bisa ikut pendidikan tersebut.

Baca: Presiden Joko Widodo Terekam Menahan Tangis Saat Lihat Gempa Donggala dan Tsunami Palu Sulteng

"Saya baru kali ini ikut pelatihan dan saya ingin lebih memantapkan kebiasaan saya menjahit untuk membuka usaha sendiri, tidak ikut orang lain lagi", katanya.

Nada sama juga dikatakan Yuliana peserta asal Bati-Bati Kabupaten Tanahlaut.

Ibu satu anak ini mengatakan, merasa senang ikut pendirikan dilaksanakan Dinas Sosial ini karena bisa lebih memperdalam ilmu menjahitnya.

"Saya akan membuka usaha menjahit sendiri", kata Yuliana.

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved