Fakta Baru Video Mesum UIN Bandung, Pelaku Aktif Kegiatan Kampus, Mahasiswa Mengaku Malu

Viralnya video mesum mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung membuat heboh. Para mahasiswa pun mengaku

Fakta Baru Video Mesum UIN Bandung, Pelaku Aktif Kegiatan Kampus, Mahasiswa Mengaku Malu
kompas.com
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Viralnya video mesum mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung membuat heboh. Para mahasiswa pun mengaku merasa ikut dipermalukan karena video asusila tersebut tersebar.

Rata-rata mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung mereka merasa malu karena kejadian viral video mesum mahasiswa UIN Bandung itu menimpa terhadap teman seperjuangannya dan terjadi di kampusnya.

Beragam komentar mereka pun terungkap rasa malu itu soal video mesum mahasiswa UIN Bandung yang viral itu. Apalagi sejumlah fakta baru terungkap soal video mesum mahasiswa UIN Bandung yang viral itu.

Widya (22), satu di antara mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN SGD Bandung mengaku miris hal tersebut terjadi di kampunsnya.

Baca: Langkah Kampus UIN SGD Bandung Usai Viral Video Mesum Mahasiswa UIN

Baca: Pernyataan Resmi Persib Bandung Soal Sanksi Imbas Tewasnya Anggota The Jakmania, Persib vs Persija

Baca: 45 Orang Diduga Pelaku Penjarah Minimarket Pasca Gempa Donggala Ditangkap, Ini Daftar Barang Dijarah

Baca: Kiki The Potters Posting Foto Wanita Minum Racun Serangga, Ditujukan Untuk Nikita Mirzani?

"Itu perilaku memalukan jadi malu ke kaminya gitu loh," ujar Widya (22) satu di antara mahasiswa UIN SGD Bandung saat ditemui Tribun Jabar di Kampus I UIN SGD Bandung, Selasa (2/10/2018).

Widya mengaku gegara video yang melibatkan dua mahasiswa UIN SGD Bandung, dia ikut merasakan malu dan dibuat heran.

Pasalnya, perbuatan asusila tersebut dilakukan saat siang bolong dan di tempat terbuka, jelasnya.

Sementara itu, tanggapan lain datang dari mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Nur Azizah (22), yang mengatakan prihatin tersebarnya video asusila tersebut.

Menurut Nur, tak sepatutnya mahasiswa UIN SGD Bandung dan lainnya, dapat menghukum kedua pelaku tersebut. Ia mengatakan bahwa posisi pelaku tertekan karena sebagai korban yang video perbuatan tidak senonohnya disebar.

Karena pemberitaan video viral tersebut, kata Nur, sejumlah mahasiswa membuat bahan obrolan tertutup di grup mahasiswa, bahkan menjadi bahan cemoohan di kalangan mahasiswa.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved