Kriminalitas Banjarmasin

NEWSVIDEO: Satu Tewas Dan Satu Warga Luka Parah, Begini Kronologis Pengeroyokan di Prona

Korban ini mengalami sedikitnya empat mata luka di tubuhnya, yang mata luka-luka itu sangat parah, hingga menemui ajalnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus pengeroyokan menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di kawasan Jalan Prona IV Gang Ridha RT 35/RW 02, Kelurahan Pamurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.

Insiden pengeroyokan dengan Sajam jenis rombak, Mandau dan belati terjadi pada Selasa (2/10/2018) dinihari sekitar pukul 00.20 Wita. Dalam kejadian itu korban ada dua orang.

Korban pertama adalah Syarbani alias Daeng (35), meninggal dunia dalam pertolongan di rumah sakit. Korban adalah warga Jalan Prona IV, Gang Ridha RT35 Banjarmasin Selatan.

Korban ini mengalami sedikitnya empat mata luka di tubuhnya, yang mata luka-luka itu sangat parah, hingga menemui ajalnya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Napoli vs Liverpool Liga Champions Malam ini, Live K Vision

Baca: Diduga Ngantuk, Pengendara Asal Garut Jawa Barat Tewas Tabrak Pohon Peneduh di Tambangulan

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Diperpanjang, Ini Alasan BKN Beri Waktu Hingga 15 Oktober

Korban kedua adalah Abdul Halum (22) mengalami luka parah. Korban ini warga Jalan Prona IV Gg Rahmad Ilahi RT23, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Korban kedua juga mengalami luka parah, namun jiwanya masih sempat tertolong. Korban kini sedang menjalani rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.

Perkara pengeroyokan ini langsung diambil alih oleh Polresta Banjarmasin. Namun usai kejadian jajaran Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan, bekerjasama dengan Jatanras Polresta Banjarmasin melakukan pencarian terhadap pelakunya.

Para pelaku ini ditangkap secara bertahap dari pertama Ah, Ah ditangkap di TKP. Kemudian menyusul HR dan Bee. Terakhir menjelang fajar ditangkap Km.

Antara korban dan para tersangka masih bertetangga. Dalam penangkapan menjelang matahari terbit, polisi menyita berbagai jenis saja, seperti satu tombak, satu Mandau dan sebilah belati. Hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya pengeroyokan hingga jatuh korban jiwa.(banjarmasinpost.co.id /Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved